DPKD berkomitmen mengembangkan program literasi di Sulbar
Kamis, 12 September 2024 14:09 WIB
Pemberian penghargaan budaya gemar membaca 2024 dan pengukuhan Bunda Literasi dan Duta Baca Desa dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan. (ANTARA/HO/Diskominfo Sulbar)
Mamuju (ANTARA) - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen mengembangkan program literasi sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di daerah itu.
"Kami berkomitmen akan meningkatkan SDM Sulbar melalui pengembangan program literasi," kata Kepala DPKD Sulbar Khaeruddin Anas, pada pemberian penghargaan budaya gemar membaca 2024 dan pengukuhan Bunda Literasi dan Duta Baca Desa, di Mamuju, Kamis.
Khaeruddin Anas menyampaikan, pihaknya akan melaksanakan program literasi secara maksimal, mulai dari peningkatan koleksi buku, pelatihan pengelola perpustakaan desa, hingga pembangunan sarana dan prasarana perpustakaan di daerah-daerah terpencil.
"Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, kami optimistis dapat menciptakan generasi yang lebih gemar membaca dan memiliki daya saing tinggi, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di tingkat nasional," terang.
Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris yang hadir pada kegiatan itu menekankan pentingnya peran literasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Sulbar.
"Budaya membaca adalah kunci utama untuk menciptakan generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing tinggi. Kami berharap Bunda Literasi dan Duta Baca yang dikukuhkan ini dapat menjadi pionir dalam gerakan literasi di tingkat desa," kata Muhammad Idris.
Pemberian penghargaan Budaya Gemar Membaca 2024 dan pengukuhan Bunda Literasi Desa dan Duta Baca Desa untuk 55 desa se-Sulbar itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan.
Penghargaan Budaya Gemar Membaca 2024 diberikan kepada individu-individu berprestasi di lingkup literasi.
Penghargaan tersebut meliputi, pustakawan teladan di lingkup Perpustakaan Daerah Sulbar dan arsiparis teladan dari kalangan pengelola arsip di lingkungan Perpustakaan Daerah Sulbar.
Kemudian, pemustaka teraktif, yaitu pengguna perpustakaan yang paling aktif dalam memanfaatkan layanan perpustakaan, pegiat literasi yang menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menggerakkan kegiatan literasi di masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, sebanyak 55 Bunda Literasi dan Duta Baca Desa resmi dikukuhkan yang dipilih berdasarkan dedikasi dan komitmen mereka dalam meningkatkan budaya baca di desa masing-masing.
"Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh Sulbar," kata Muhammad Idris.
"Kami berkomitmen akan meningkatkan SDM Sulbar melalui pengembangan program literasi," kata Kepala DPKD Sulbar Khaeruddin Anas, pada pemberian penghargaan budaya gemar membaca 2024 dan pengukuhan Bunda Literasi dan Duta Baca Desa, di Mamuju, Kamis.
Khaeruddin Anas menyampaikan, pihaknya akan melaksanakan program literasi secara maksimal, mulai dari peningkatan koleksi buku, pelatihan pengelola perpustakaan desa, hingga pembangunan sarana dan prasarana perpustakaan di daerah-daerah terpencil.
"Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari semua pihak, kami optimistis dapat menciptakan generasi yang lebih gemar membaca dan memiliki daya saing tinggi, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga di tingkat nasional," terang.
Sementara, Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Muhammad Idris yang hadir pada kegiatan itu menekankan pentingnya peran literasi dalam membangun kualitas sumber daya manusia di Sulbar.
"Budaya membaca adalah kunci utama untuk menciptakan generasi yang lebih cerdas dan berdaya saing tinggi. Kami berharap Bunda Literasi dan Duta Baca yang dikukuhkan ini dapat menjadi pionir dalam gerakan literasi di tingkat desa," kata Muhammad Idris.
Pemberian penghargaan Budaya Gemar Membaca 2024 dan pengukuhan Bunda Literasi Desa dan Duta Baca Desa untuk 55 desa se-Sulbar itu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan.
Penghargaan Budaya Gemar Membaca 2024 diberikan kepada individu-individu berprestasi di lingkup literasi.
Penghargaan tersebut meliputi, pustakawan teladan di lingkup Perpustakaan Daerah Sulbar dan arsiparis teladan dari kalangan pengelola arsip di lingkungan Perpustakaan Daerah Sulbar.
Kemudian, pemustaka teraktif, yaitu pengguna perpustakaan yang paling aktif dalam memanfaatkan layanan perpustakaan, pegiat literasi yang menerima uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam menggerakkan kegiatan literasi di masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, sebanyak 55 Bunda Literasi dan Duta Baca Desa resmi dikukuhkan yang dipilih berdasarkan dedikasi dan komitmen mereka dalam meningkatkan budaya baca di desa masing-masing.
"Program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat baca masyarakat di seluruh Sulbar," kata Muhammad Idris.
Pewarta : Amirullah
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinas Perpustakaan siap menjadi pusat pengembangan literasi di Sulbar
19 August 2024 18:42 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Lindungi karya dosen dan mahasiswa, Kemenkum Sulbar - Universitas Tomakaka bentuk Sentra KI
27 January 2026 18:21 WIB
Pemprov Sulsel serahkan santunan kepada keluarga Farhan korban kecelakaan ATR 42-500
27 January 2026 15:08 WIB
Efisiensi pendidikan, Rektor Unhas minta identifikasi mahasiswa lambat studi
27 January 2026 4:47 WIB
Demo pemekaran Luwu Raya lumpuhkan pasokan BBM, harga pertalite Rp35.000/liter
26 January 2026 18:37 WIB
Pemprov Sulsel percepat perbaikan ruas jalan Kalosi--Cece dan Malauwe--Surakan di Enrekang
25 January 2026 6:07 WIB