Pemprov Sulbar sertifikasi aset guna memacu PAD
Jumat, 18 Oktober 2024 0:49 WIB
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membentuk tim untuk melakukan sertifikasi aset yang dimiliki agar dapat dikelola maksimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), di Mamuju, Kamis (17/10/2024) ANTARA Foto/HO Humas Pemprov Sulbar (B)
Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melakukan sertifikasi aset yang dimiliki agar dapat dikelola maksimal untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
"Aset Sulbar belum memacu PAD sehingga kedepan mesti dikelola dengan baik dengan dilakukan sertifikasi," kata Sekda Sulbar Muhammad Idris di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar memiliki aset yang belum disertifikasi sebanyak 800 persil, sehingga akan dilakukan sertifikasi agar terkelola dengan untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Menurut dia, aset yang dimiliki Sulbar diantarnya aset tanah, aset budi daya perikanan, lahan pertanian, maupun pelabuhan serta aset tanah lainnya
"Ketika aset dikelola dengan baik, maka PAD Sulbar sebesar Rp513 miliar pertahun akan dapat meningkat, untuk digunakan melaksanakan pembangunan," katanya.
Ia menyampaikan, saat ini Pemprov Sulbar sedang berupaya agar aset gudang Farmasi Sulbar yang ada di Kabupaten Mamuju dapat disertifikatkan karena masih diklaim sebagai milik pihak lain.
"Harus diperjelas status tanah gudang Farmasi tersebut dengan cara disertifikatkan, dan jika terdapat masalah hukum maka harus diselesaikan melalui jalur hukum agar dapat dikelola untuk pembangunan bidang kesehatan," katanya.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar juga akan membentuk tim percepatan sertifikat aset tanah yang dimiliki agar secepatnya dikelola dengan baik.
"Aset Sulbar belum memacu PAD sehingga kedepan mesti dikelola dengan baik dengan dilakukan sertifikasi," kata Sekda Sulbar Muhammad Idris di Mamuju, Kamis.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar memiliki aset yang belum disertifikasi sebanyak 800 persil, sehingga akan dilakukan sertifikasi agar terkelola dengan untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Menurut dia, aset yang dimiliki Sulbar diantarnya aset tanah, aset budi daya perikanan, lahan pertanian, maupun pelabuhan serta aset tanah lainnya
"Ketika aset dikelola dengan baik, maka PAD Sulbar sebesar Rp513 miliar pertahun akan dapat meningkat, untuk digunakan melaksanakan pembangunan," katanya.
Ia menyampaikan, saat ini Pemprov Sulbar sedang berupaya agar aset gudang Farmasi Sulbar yang ada di Kabupaten Mamuju dapat disertifikatkan karena masih diklaim sebagai milik pihak lain.
"Harus diperjelas status tanah gudang Farmasi tersebut dengan cara disertifikatkan, dan jika terdapat masalah hukum maka harus diselesaikan melalui jalur hukum agar dapat dikelola untuk pembangunan bidang kesehatan," katanya.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar juga akan membentuk tim percepatan sertifikat aset tanah yang dimiliki agar secepatnya dikelola dengan baik.
Pewarta : M.Faisal Hanapi
Editor : Anwar Maga
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DPRD Sulsel segera jalankan hak angket di CPI, Jangan sampai aset Pemprov hilang
04 February 2026 13:30 WIB
Gubernur Sulsel: Progres MYC ruas Impa--Impa Anabanua Wajo capai 90 persen
03 February 2026 12:51 WIB
Gubernur Sulsel tegaskan siap jalankan program prioritas Presiden Prabowo
03 February 2026 10:26 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Optimalkan kualitas layanan, Kemenkum Sulbar siap implementasikan Aplikasi SKM
04 February 2026 17:12 WIB
Diskominfo Makassar bahas penguatan digitalisasi layanan publik lewat FPD
04 February 2026 10:17 WIB