Makassar (ANTARA) - Deputi Direktur Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Aswin Gantina mengatakan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut selama 2025 sangat kondusif dan positif.

“Alhamdulillah, aktivitas perekonomian di Sulsel masih kondusif, bahkan Inflasi tercatat sebesar 2,84 persen, masih berada di bawah angka nasional,” kata Aswin di Makassar, Rabu lalu.

Dia mengatakan, meskipun  belum ada rilis resmi terkait kondisi pertumbuhan ekonomi Sulsel sepanjang 2025, namun diyakini pertumbuhan ekonomi Sulsel dapat melampaui pertumbuhan nasional.

Sementara dari, segi literasi ekonomi, literasi menjadi fondasi penting dalam membangun kemandirian ekonomi daerah. Karena itu,  BI dan media membangun sinergitas dengan melihat peran besar media dalam membentuk pemahaman masyarakat terhadap isu-isu ekonomi yang kerap bersifat teknis dan kompleks.

"Kolaborasi dengan media menjadi kunci agar pesan-pesan ekonomi dapat disampaikan secara sederhana, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selain membahas peran media, pada kegiatan temu media itu, juga menjadi ruang diskusi mengenai berbagai tantangan ekonomi terkini di Sulsel.

Sejumlah isu yang mengemuka antara lain upaya menjaga stabilitas harga khususnya pada hari besar keagamaan, percepatan digitalisasi sistem pembayaran, serta penguatan ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global. Melalui sinergi antara Bank Indonesia dan media, diharapkan penyebaran informasi ekonomi tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga edukatif.

Dua pendekatan tersebut dinilai penting untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memahami kebijakan ekonomi, sekaligus memperkuat daya saing dan ketahanan ekonomi di daerah ini ke depan.