Makassar, Sulsel (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan fokus memperkuat ekonomi daerah agar mandiri dan tangguh terhadap tantangan zaman.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, dalam keterangannya di Makassar, Kamis, mengatakan Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) menjadi rujukan strategis bagi pemerintah daerah dalam membaca dinamika ekonomi nasional sekaligus merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang adaptif dan berkelanjutan.
"Laporan Perekonomian Indonesia merupakan referensi penting bagi pemerintah daerah untuk memahami perkembangan ekonomi nasional, prospek ke depan, serta berbagai risiko dan tantangan yang perlu kita antisipasi bersama," ujar Fatmawati.
Ia menilai tema LPI 2025 sangat relevan dengan arah kebijakan pembangunan Sulawesi Selatan yang saat ini difokuskan pada penguatan struktur ekonomi daerah agar lebih berdaya saing dan tahan terhadap guncangan global.
Menurut mantan Wakil Wali Kota Makassar tersebut, pemprov berkomitmen memperkuat sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan perdagangan, sekaligus mendorong peningkatan investasi serta penguatan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
"Kami terus mendorong penguatan UMKM, peningkatan investasi, perluasan kesempatan kerja, serta transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ungkapnya.
Fatmawati juga berharap peluncuran LPI 2025 dapat memperkuat koordinasi dan sinergi antarpemangku kepentingan di Sulawesi Selatan, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh pemangku kepentingan di Sulawesi Selatan memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai arah perekonomian nasional, sehingga sinergi daerah dapat semakin solid," tambahnya.
Peluncuran LPI 2025 secara nasional dilakukan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Ia menegaskan laporan tersebut merupakan wujud transparansi, kredibilitas, dan akuntabilitas Bank Indonesia sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).
Perry menyampaikan LPI 2025 membawa tiga pesan utama, yakni optimisme, komitmen, dan sinergi (OKS) guna membangun keyakinan terhadap prospek perekonomian Indonesia ke depan.