Mamuju (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Universitas Hasanuddin Makassar bekerjasama untuk meningkatkan fasilitas akses pendidikan vokasi anak di provinsi tersebut.
Tenaga ahli Pemprov Sulbar, Hajrul Malik di Mamuju, Sabtu, mengatakan Pemprov Sulbar dan Unhas kerjasama pendidikan vokasi anak untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.
Ia mengatakan, Pemprov Sulbar memperkuat langkah strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan vokasi untuk mendukung visi pemerintah Sulbar meningkatkan SDM.
Menurut dia, pendidikan vokasi menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun SDM yang terampil, adaptif, dan siap kerja.
"Fakultas Vokasi Unhas dikenal dengan sistem pembelajaran berbasis praktik sebesar 60–70 persen, serta peluang sertifikasi kompetensi BNSP dan program magang di dalam maupun luar negeri, sehingga kerjasama dilakukan," katanya.
Menurut dia, Sulbar membutuhkan generasi muda yang tidak hanya berijazah, tetapi memiliki kompetensi terapan sesuai potensi daerah seperti pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, dan sektor digital sehingga Fakultas Vokasi Unhas menjadi mitra strategis untuk mewujudkan itu.
Dekan Fakultas Vokasi Unhas Prof. Muhammad Restu, peluang kerja sama strategis ini, juga untuk memfasilitasi putra-putri Sulbar yang berminat melanjutkan pendidikan di Fakultas Vokasi Unhas.
Beberapa program studi yang dinilai relevan dengan potensi dan kebutuhan pembangunan Sulbar antara lain: Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Agribisnis Peternakan, Teknologi Produksi Ternak
Teknologi Akuakultur & Pasca Panen Perikanan
Budidaya Laut & Pantai, Teknologi Metalurgi Ekstraksi, serta Penginderaan Jauh & SIG, Komunikasi Digital.
Kerja sama yang direncanakan mencakup fasilitasi informasi penerimaan mahasiswa baru, pembinaan siswa berprestasi, peluang dukungan pembiayaan atau beasiswa, serta kemungkinan skema jalur kerja sama pemerintah daerah.
Ia berharap, kerja sama ini dapat diformalkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama teknis sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Sulbar.