Makassar (ANTARA) - Jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, selama masa Lebaran atau periode 13 hingga 29 Maret 2026 mencapai 566.552 orang atau tumbuh 14,5 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

"Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pergerakan pesawat juga mengalami peningkatan dengan total 4.246 pergerakan atau tumbuh 20,2 persen dibandingkan tahun lalu," kata General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai di Makassar, Senin.

Dia mengatakan, dari total trafik tersebut, penerbangan domestik masih mendominasi dengan 548.907 penumpang dan 4.147 pergerakan pesawat, sementara penerbangan internasional tercatat sebanyak 17.645 penumpang dengan 99 pergerakan pesawat.

Menurut Minggus, peningkatan jumlah penumpang turut didukung oleh pengoperasian 101 penerbangan tambahan (extra flight) guna mengakomodasi lonjakan kebutuhan perjalanan masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran.

Adapun rute dengan trafik tertinggi selama periode angkutan Lebaran didominasi oleh tujuan Jakarta, Surabaya, dan Kendari yang menjadi pilihan utama masyarakat.

Pada puncak arus balik yang terjadi pada 28 Maret 2026, jumlah penumpang harian mencapai 41.387 orang, menjadi angka tertinggi selama periode posko angkutan Lebaran tahun ini.

Sementara hingga hari terakhir posko pada 29 Maret 2026, jumlah penumpang masih tergolong tinggi dengan capaian 39.999 orang dalam satu hari.

"Capaian tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan transportasi udara serta kesiapan operasional bandara dalam melayani lonjakan penumpang," katanya.

Termasuk itu menjadi sinyal positif bagi pemulihan dan pertumbuhan sektor penerbangan di Kawasan Timur Indonesia.

Suasana aktivitas penumpang arus. balik di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulsel. ANTARA/ Suriani Mappong