Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan toleransi dan harmoni guna menarik investasi ke daerah itu sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut pria yang kerap disapa Appi itu, melalui keterangan di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, rumah ibadah berperan penting karena erat kaitannya antara nilai toleransi, stabilitas sosial, dan pertumbuhan ekonomi.

“Tingkat toleransi yang baik akan memberikan atmosfer ekonomi dan daya tarik investasi. Ketika investasi tumbuh, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” katanya saat menghadiri Perayaan Paskah di Gereja Jemaat Tallo Batua di Makassar, Minggu (5/4).

Ia mengatakan iklim kota yang harmonis akan menciptakan kepercayaan bagi investor untuk masuk ke Makassar, yang pada akhirnya membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, ia menekankan bahwa gereja memiliki peran sentral tidak hanya dalam pembinaan spiritual, tetapi juga dalam memperkuat fondasi sosial ekonomi masyarakat.

Ia menekankan meski pemerintah terus mendorong berbagai upaya dan inovasi, terlepas dari itu banyak pekerjaan rumah pemerintah yang membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk jemaat gereja.

“Kami butuh masukan, butuh dukungan, butuh dukungan dari para jemaat gereja bagaimana kita membawa Makassar ini benar-benar memberikan pelayanan dan manfaat yang langsung bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kekuatan sosial yang tumbuh dari komunitas keagamaan.

Ia mengajak para pendeta dan jemaat untuk membangun sinergi yang dimulai dari lingkungan rumah ibadah.

Ia mengharapkan perayaan Paskah yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Ke-36 Jemaat Tello Batua dan Milad Ke-79 Gereja Toraja tahun ini menjadi kesempatan mempererat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.