Makassar (ANTARA) - Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan Asa Afif mengingatkan kepada seluruh jamaah calon haji (JCH) agar mempersiapkan dengan baik fisik serta menjaga niat saat menunaikan ibadah haji.
Saat melepas keberangkatan JCH Kelompok Terbang (Kloter) 15 Embarkasi Makassar di Makassar, Sabtu, Asa Afiif penyampaian pesan itu kepada jamaah calon haji gabungan asal Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Gowa, Sulsel.
“Bapak dan ibu yang hadir di ruangan ini adalah orang-orang yang beruntung karena mendapatkan panggilan dari Allah. Banyak yang sudah mendaftar, namun belum mendapatkan kesempatan,” ujarnya.
Calon haji Kloter 15 berjumlah 393 orang, meliputi 386 orang warga Provinsi Maluku Utara (Malut), 10 orang dari Kabupaten Gowa, dan satu mutasi masuk dari Kabupaten Pinrang serta tambahan enam orang pendamping.
Afiif mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini. Menurutnya, tidak semua orang yang telah mendaftar bisa segera berangkat ke tanah suci, Makkah.
Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju ibadah haji tidaklah mudah, penuh dengan tantangan dan rintangan. Oleh karena itu, jamaah diminta menjaga kesehatan sejak awal keberangkatan.
“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Ketika tiba di Madinah, jangan terlalu memforsir tenaga untuk ibadah sunnah. Puncak haji yang sesungguhnya adalah saat wukuf di Arafah,” pesannya.
Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Sulsel ini menambahkan, jamaah masih memiliki waktu sekitar satu bulan sebelum mencapai puncak ibadah haji.
Karena itu, penting untuk menjaga ritme ibadah dan kondisi fisik agar tetap prima saat pelaksanaan wukuf.
Selain itu, ia mengingatkan agar seluruh jemaah meluruskan niat semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT, bukan karena tujuan lain.
“Kita ingin menyempurnakan ajaran agama kita. Insyaallah, dengan niat yang lurus, sepulang dari tanah suci kita akan memperoleh predikat haji mabrur,” tuturnya.