Gubernur Sulbar minta minimalkan silpa APBD 2015
Jumat, 11 September 2015 10:26 WIB
Mamuju (ANTARA Sulbar) - Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh meminta agar sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) pada APBD 2015 dapat diminimalkan dengan memaksimalkan serapan anggaran.
"Silpa APBD 2015 agar dapat diminimalkan tidak seperti pada silpa APBD 2014 mencapai Rp134 miliar yang artinya banyak kegiatan yang tidak terlaksana," katanya di Mamuju, Jumat.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh juga menegaskan hal itu pada acara penandatanganan nota kesepakatan APBD Sulbar perubahan 2015 di DPRD Sulbar, Kamis(10/9).
Program pembangunan untuk masyarakat mesti dimaksimalkan di tahun ini. Oleh karena itu ia meminta agar serapan anggaran dapat dimaksimalkan di tahun ini sehingga silpa diakhir tahun dapat diminimalkan dan anggaran untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat terserap maksimal.
"Anggaran mesti dirasakan dampaknya masyarakat, sehingga seluruh satuan kerja perangkat daerah Provinsi Sulbar mesti bekerja mewujudkan agar serapan anggaran tahun ini dapat lebih tinggi," katanya.
Menurut dia, pendapatan daerah yang mencapai Rp143 triliun pada 2015 mesti dimaksimalkan dikelola untuk belanja daerah, dan pemerintah juga mesti memonitoring penggunaan anggaran jangan sampai tidak terserap maksimal.
"Awasi dengan benar program fisik jangan sampai tidak terealisasi dengan benar yang dapat berdampak bagi masyarakat yang butuh pembangunan," katanya.
"Silpa APBD 2015 agar dapat diminimalkan tidak seperti pada silpa APBD 2014 mencapai Rp134 miliar yang artinya banyak kegiatan yang tidak terlaksana," katanya di Mamuju, Jumat.
Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh juga menegaskan hal itu pada acara penandatanganan nota kesepakatan APBD Sulbar perubahan 2015 di DPRD Sulbar, Kamis(10/9).
Program pembangunan untuk masyarakat mesti dimaksimalkan di tahun ini. Oleh karena itu ia meminta agar serapan anggaran dapat dimaksimalkan di tahun ini sehingga silpa diakhir tahun dapat diminimalkan dan anggaran untuk pembangunan yang dibutuhkan masyarakat dapat terserap maksimal.
"Anggaran mesti dirasakan dampaknya masyarakat, sehingga seluruh satuan kerja perangkat daerah Provinsi Sulbar mesti bekerja mewujudkan agar serapan anggaran tahun ini dapat lebih tinggi," katanya.
Menurut dia, pendapatan daerah yang mencapai Rp143 triliun pada 2015 mesti dimaksimalkan dikelola untuk belanja daerah, dan pemerintah juga mesti memonitoring penggunaan anggaran jangan sampai tidak terserap maksimal.
"Awasi dengan benar program fisik jangan sampai tidak terealisasi dengan benar yang dapat berdampak bagi masyarakat yang butuh pembangunan," katanya.
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Optimalkan kualitas layanan, Kemenkum Sulbar siap implementasikan Aplikasi SKM
04 February 2026 17:12 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Pembangunan Masjid Negara IKN capai 98,4 persen siap digunakan Shalat Id 1447 H
03 February 2026 15:16 WIB