
Lansia yang hilang di hutan Selayar belum ditemukan

Makassar (ANTARA) - Proses pencarian seorang lansia bernama Abd Wahab (70) yang dilaporkan hilang di hutan Perkebunan Alasa di Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan dihentikan setelah tujuh hari operasi SAR dengan hasil nihil.
"Hingga penutupan operasi hari ini korban belum berhasil ditemukan. Selain itu, tidak adanya jejak atau petunjuk keberadaan korban menjadi tantangan bagi tim SAR, selain luasnya area pencarian," ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Andi Sultan, Selasa.
Korban dilaporkan belum kembali ke rumah setelah mengunjungi rumah keluarganya di Dusun Unjuruyya, Desa Tanete. Ia berangkat berjalan kaki pada Sabtu (25/1/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.
Informasi terakhir, korban sempat terlihat warga sekitar pada Minggu (26/1/2026) siang berjalan kaki di area Perkebunan Alasa. Karena tidak ada kabar, ia dinyatakan hilang dan pihak keluarga baru melaporkan ke Basarnas pada Rabu (28/1/2026).
Menurut Andi Sultan, setelah menerima laporan tim dikerahkan mencari korban.
Operasi SAR dilaksanakan tujuh hari dengan melibatkan tim dari Pos SAR Selayar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek Batangmata, BPBD Kabupaten Kepulauan Selayar, serta masyarakat sekitar.
Tim bahkan melakukan pencarian hingga radius kurang lebih sepuluh kilometer dari lokasi yang diduga menjadi jalur pergerakan korban, namun hasil akhir tetap nihil dan korban tidak ditemukan.
"Kami telah menyampaikan informasi ke desa-desa tetangga, apabila menemukan atau melihat korban segera melaporkan kepada aparat setempat atau Kantor Basarnas terdekat," papar Sultan.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor:
Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
