Makassar (ANTARA Sulsel) - Sejumlah pelaku usaha dan pelayaran di Kawasan Timur Indonesia mengeluhkan sistem pelayanan Inaport yang diterapkan di Pelabuhan Makassar karena dianggap gagal.
Ketua DPC Asosiasi Pelaku Palayaran Nasional (INSA) Makassar, Dr Hamka di Makassar, Sabtu, meminta ujicoba sistem Inaport dilakukan di pelabuhan yang memiliki pelayaran atau call kapal kecil, seperti Kendari, Palu, atau Ambon.
"Harusnya jika ada sistem baru yang akan diterapkan itu jangan langsung pada pelabuhan utama yang memiliki call kapal tinggi, tapi uji coba dulu pada call kapalnya yang kecil seperti di Kendari, Palu atau Ambon. Kasihan kami para pelaku pelayaran kalau langsung di pelabuhan besar," ujarnya.
Hamka yang juga akademisi itu mengatakan, uji coba sistem pada pelabuhan utama mempunyai dampak besar pada pelaku pelayaran seperti adanya keterlambatan (congesty).
Bahkan keterlambatan yang terjadi, kata Hamka, bisa mencapai 12 jam. Keterlambatan dengan jangka waktu seperti itu akan membuat rugi para pelaku pelayaran.
Dia menjelaskan, ujicoba Inaport fokus pada dokumen kapal sedangkan Isport mengatur sistem pembayaran pelayanan kapal dan bisa merugikan pelaku jasa pelayaran.
"Jika salah satunya ada yang bermasalah, maka seluruh sistem akan terhambat. Makanya, sistem ini sebaiknya dilakukan pada pelabuhan kecil saja dulu," ucapnya.
Menurut dia, jika hal ini dipaksakan terus maka akan menjadi masalah nasional di tengah gencarnya pemerintah menepis isu "Dwelling Time" atau waktu tunggu kapal dan barang.
Selain itu, kata dia, pelaku pelayaran bisa menanggung kerugian karena keterlambatan yang biasanya sampai 12 jam. Berpotensi merugikan pelaku pelayaran senilai Rp18 juta per hari untuk operasional satu unit kapal.
Pengusaha pelayaran keluhkan sistem Inaport Pelabuhan Utama
Minggu, 15 Mei 2016 4:03 WIB
Pewarta : Muh Hasanuddin
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SPJM Pelindo optimalkan layanan sambut kapal pesiar Crystal di Pelabuhan Makassar
21 March 2026 3:57 WIB
Delapan ABK terluka akibat KM Risnawati Indah meledak di Pelabuhan Paotere Makassar
03 February 2026 15:20 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Wujudkan kepastian hukum, Kemenkum Sulbar bersiap harmonisasi Ranperbup Perusda Majene
22 May 2026 10:27 WIB