Hackathon Makassar tantang programmer ciptakan karya
Sabtu, 28 Mei 2016 6:14 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Hackathon Makassar yang merupakan sebuah ajang kompetisi dalam teknologi infromasi menantang secara terbuka para programmer untuk menunjukkan keahliannya menciptakan karya yang berguna bagi masyarakat di Digital Innovation Lounge (Dilo) Makassar, Sulawesi Selatan, 28-29 Mei 2016.
Ketua Panitia Hackathon Makassar, Fajar Assaad di Makassar, Jumat, mengatakan ajang ini juga terbuka untuk pelajar dan profesional berusia 18 hingga 35 tahun baik secara individu maupun tim dengan maksimal tiga orang peserta.
"Ajang ini merupakan inisiatif untuk menginisiasi gerakan besar Makassar Creative Network (MCN) sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi guna memecahkan permasalahan lokal," jelasnya.
Ia menjelaskan, ada berbagai gerakan yang sudah dilakukan dengan pelakanaan Hackathon Makassar seperti SmartMakassar.com, Youth Digital, dan Pasar Kreatif.
Program ini, menurut dia, telah membantu masyarakat Makassar dalam mengembangkan Industri Kreatif Digital untuk menuju Makassar Smart City.
"Hackathon Makassar ini diselenggarakan dalam bentuk lomba membuat aplikasi secara marathon. Kegiatan ini rencananya dibuka Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan mendeklatorkan Makassar kota kreatif Digital," katanya.
Untuk pesertanya sendiri, sesuai data yang beredar menyebutkan akan diikuti para programmer dari berbagai daerah/kota di Sulawesi Selatan dan daerah lain seperti Makassar, Bandung, Kabupaten Gowa, Cimahi, Kota Parepare dan Pinrang.
Adapun peserta yang terdaftar sejauh ini sebanyak 119 orang yang berasal dari 47 tim. Peserta terbanyak tetap didominasi Kota Makassar yang melibatkan sebanyak 35 tim sebagai wakil dalam ajang tersebut.
Disusul Kabupaten Gowa sebanyak enam tim, Bandung tiga tim serta kota lainnya yang menurunkan satu tim untuk adu keahlian.
Ketua Panitia Hackathon Makassar, Fajar Assaad di Makassar, Jumat, mengatakan ajang ini juga terbuka untuk pelajar dan profesional berusia 18 hingga 35 tahun baik secara individu maupun tim dengan maksimal tiga orang peserta.
"Ajang ini merupakan inisiatif untuk menginisiasi gerakan besar Makassar Creative Network (MCN) sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi guna memecahkan permasalahan lokal," jelasnya.
Ia menjelaskan, ada berbagai gerakan yang sudah dilakukan dengan pelakanaan Hackathon Makassar seperti SmartMakassar.com, Youth Digital, dan Pasar Kreatif.
Program ini, menurut dia, telah membantu masyarakat Makassar dalam mengembangkan Industri Kreatif Digital untuk menuju Makassar Smart City.
"Hackathon Makassar ini diselenggarakan dalam bentuk lomba membuat aplikasi secara marathon. Kegiatan ini rencananya dibuka Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dan mendeklatorkan Makassar kota kreatif Digital," katanya.
Untuk pesertanya sendiri, sesuai data yang beredar menyebutkan akan diikuti para programmer dari berbagai daerah/kota di Sulawesi Selatan dan daerah lain seperti Makassar, Bandung, Kabupaten Gowa, Cimahi, Kota Parepare dan Pinrang.
Adapun peserta yang terdaftar sejauh ini sebanyak 119 orang yang berasal dari 47 tim. Peserta terbanyak tetap didominasi Kota Makassar yang melibatkan sebanyak 35 tim sebagai wakil dalam ajang tersebut.
Disusul Kabupaten Gowa sebanyak enam tim, Bandung tiga tim serta kota lainnya yang menurunkan satu tim untuk adu keahlian.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019