25 tim bersaing di Hackathon Makassar 2016
Sabtu, 28 Mei 2016 21:14 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Sebanyak 25 tim dari 60 yang mendaftar, ikut bersaing menjadi yang terbaik dalam ajang kompetisi bertajuk "Hackathon Makassar" di Digital Innovation Lounge (Dilo) Makassar, Sulawesi Selatan, 28-29 Mei 2016.
Panitia sekaligus Wakil Ketua Makassar Makassar Creative Network (MCN), Faizal Rizal di Makassar, Sabtu mengatakan puluhan tim ini memiliki enam pilihan tema berbeda seperti bidang pemerintahan, kesehatan, pendidikan, pariwisata, transportasi, dan UMKM.
"Soal bentuk program yang peserta buat, kami belum mengetahui karena itu masih dalam proses pengerjaan dari setiap tim. Namun untuk produk atau karya ciptaanya sudah bisa dibaca pada hari kedua besok,"katanya.
Ia menjelaskan, puluhan tim yang tampil dalam kompetisi prograammer ini berasal dari berbagai kota diantarana Makassar, Bandung, Cimahi, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Pinrang.
Menurut dia, para peserta atau pemenang dari ajang ini tentunya memiliki kesempatan untuk tampil di ajang yang lebih bergengsi atau tngkat nsional seperti Idigo Creative Nation Telkom yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Karya ataupun ide terbaik di ajang ini juga berpeluang dimasukkan dan dipertandingkan dengan karya dari berbagai kota di Indonesia.
"Ini tentunya sebagai landasan untuk bisa tampil dilevel yang lebih tinggi. Makanya kita minta para pesert untuk bisa menciptakan karya yang memang layak dipertandingkan secara nasional," ujarnya.
Juru Bicara MCN Zulkifli, menyatakan untuk tujuan pelaksanaannya sendiri juga ada beberapa diantaranya menciptakan ekosistem industri keratif Makassar menuju kota dunia, mendapatkan potensi-potensi baru programmer di Kota Makassar.
Selanjutnya, kegiatan ini diharapkan menghasilkan solusi inovatif dan terbaik untuk menyelesaikan berbagai masalah di Kota Makassar.
Aplikasi yang diciptakan diharapkan dapat membantu seketor pemerintahan, kesehtan, pariwisata, pendidikan, transportasi publik dan pelaku Usaha Mikto, Kecil dan Menengah (UMKM).
"Termasuk pelopor, melahirkn dan menciptakan para programmer dengan aplikasi praktis yang dapat membantu masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, ada berbagai gerakan yang sudah dilakukan dengan pelakanaan hackathon Makassar seperti SmartMakassar.com, Youth Digital, dan Pasar Kreatif.
Program ini, menurut dia, telah membantu masyarakat Makassar dalam mengembangkan Industri Kreatif Digital untuk menuju Makassar Smart City.
Panitia sekaligus Wakil Ketua Makassar Makassar Creative Network (MCN), Faizal Rizal di Makassar, Sabtu mengatakan puluhan tim ini memiliki enam pilihan tema berbeda seperti bidang pemerintahan, kesehatan, pendidikan, pariwisata, transportasi, dan UMKM.
"Soal bentuk program yang peserta buat, kami belum mengetahui karena itu masih dalam proses pengerjaan dari setiap tim. Namun untuk produk atau karya ciptaanya sudah bisa dibaca pada hari kedua besok,"katanya.
Ia menjelaskan, puluhan tim yang tampil dalam kompetisi prograammer ini berasal dari berbagai kota diantarana Makassar, Bandung, Cimahi, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Pinrang.
Menurut dia, para peserta atau pemenang dari ajang ini tentunya memiliki kesempatan untuk tampil di ajang yang lebih bergengsi atau tngkat nsional seperti Idigo Creative Nation Telkom yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Karya ataupun ide terbaik di ajang ini juga berpeluang dimasukkan dan dipertandingkan dengan karya dari berbagai kota di Indonesia.
"Ini tentunya sebagai landasan untuk bisa tampil dilevel yang lebih tinggi. Makanya kita minta para pesert untuk bisa menciptakan karya yang memang layak dipertandingkan secara nasional," ujarnya.
Juru Bicara MCN Zulkifli, menyatakan untuk tujuan pelaksanaannya sendiri juga ada beberapa diantaranya menciptakan ekosistem industri keratif Makassar menuju kota dunia, mendapatkan potensi-potensi baru programmer di Kota Makassar.
Selanjutnya, kegiatan ini diharapkan menghasilkan solusi inovatif dan terbaik untuk menyelesaikan berbagai masalah di Kota Makassar.
Aplikasi yang diciptakan diharapkan dapat membantu seketor pemerintahan, kesehtan, pariwisata, pendidikan, transportasi publik dan pelaku Usaha Mikto, Kecil dan Menengah (UMKM).
"Termasuk pelopor, melahirkn dan menciptakan para programmer dengan aplikasi praktis yang dapat membantu masyarakat," ujarnya.
Sebelumnya, ada berbagai gerakan yang sudah dilakukan dengan pelakanaan hackathon Makassar seperti SmartMakassar.com, Youth Digital, dan Pasar Kreatif.
Program ini, menurut dia, telah membantu masyarakat Makassar dalam mengembangkan Industri Kreatif Digital untuk menuju Makassar Smart City.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019