Bandara Hasanuddin perkuat pengamanan antisipasi ancaman teror
Selasa, 5 Juli 2016 19:11 WIB
Dua anjing pelacak diterjunkan sebagai bagian dari penguatan pengamanan di Bandara Internasinal Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (5/6). (FOTO/Dokumentasi SHIAM)
Makassar (ANTARA Sulsel) - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sultan Hasanudin, di Maros, Sulawesi Selatan, terus memperkuat pengamanan dan pengawasan dengan merapatkan barisan menyusul peristiwa bom bunuh diri terorisme di Mapolres Surakarta, Solo Jawa Tengah.
"Tim pengamanan melakukan gerak cepat dalam hal pengamanan bandara, Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang masuk bandara baik roda dua dan empat," ucap GM Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Akhmad Munir, Selasa.
Pihaknya segera memerintahkan pengamanan diperketat dan meminta seluruh instansi pengamanan berkumpul untuk membahas tindak lanjut guna mengantisipasi adanya ancaman teror guna menyamakan persepsi terkait pengamanan bandara.
Menurut Akhmad Rapat koordinasi langsung dilakukan di Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran Tahun 2016 bersama jajaran pengamanan dari TNI AU, Kepolisian Daerah, beserta Aviation Security. Koordinasi keamanan merupakan hal yang rutin dilaksanakan, baik dalam kondisi aman maupun kondisi siaga.
Usai rapat Akmad bersama jajaran pejabat dari TNI AU serta Kepolisian Daerah yang juga didampingi Aviation Security langsung meninjau pemeriksaan kendaraan masuk di depan Toll Gate bandara setempat.
Pada area pintu masuk kendaran atau toll gate dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kendaraan yang akan memasuki bandara untuk memeriksa langsung barang bawaan calon penumpang. Dirinya juga ikut melakukan pemeriksaan barang calon penumpang.
Keamanan bandara sendiri dilaksanakan mulai H-12 lebaran dan telah diperkuat dengan Pasukan Pengamanan Gabungan dari TNI AU, Kepolisian Daerah, termasuk melibatkan Tim Gegana, K-9, Basarnas dan seluruh instansi terkait.
"Semuanya demi menjamin kenyamanan pelanggan, selain itu bandara merupakan salah satu objek vital negara, oleh karena itu semua orang wajib ikut serta mengamankan bandara," tegasnya.
"Tim pengamanan melakukan gerak cepat dalam hal pengamanan bandara, Tim juga melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kendaraan yang masuk bandara baik roda dua dan empat," ucap GM Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Akhmad Munir, Selasa.
Pihaknya segera memerintahkan pengamanan diperketat dan meminta seluruh instansi pengamanan berkumpul untuk membahas tindak lanjut guna mengantisipasi adanya ancaman teror guna menyamakan persepsi terkait pengamanan bandara.
Menurut Akhmad Rapat koordinasi langsung dilakukan di Posko Terpadu Monitoring Angkutan Lebaran Tahun 2016 bersama jajaran pengamanan dari TNI AU, Kepolisian Daerah, beserta Aviation Security. Koordinasi keamanan merupakan hal yang rutin dilaksanakan, baik dalam kondisi aman maupun kondisi siaga.
Usai rapat Akmad bersama jajaran pejabat dari TNI AU serta Kepolisian Daerah yang juga didampingi Aviation Security langsung meninjau pemeriksaan kendaraan masuk di depan Toll Gate bandara setempat.
Pada area pintu masuk kendaran atau toll gate dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh kendaraan yang akan memasuki bandara untuk memeriksa langsung barang bawaan calon penumpang. Dirinya juga ikut melakukan pemeriksaan barang calon penumpang.
Keamanan bandara sendiri dilaksanakan mulai H-12 lebaran dan telah diperkuat dengan Pasukan Pengamanan Gabungan dari TNI AU, Kepolisian Daerah, termasuk melibatkan Tim Gegana, K-9, Basarnas dan seluruh instansi terkait.
"Semuanya demi menjamin kenyamanan pelanggan, selain itu bandara merupakan salah satu objek vital negara, oleh karena itu semua orang wajib ikut serta mengamankan bandara," tegasnya.
Pewarta : Darwin Fatir
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terungkap kasus jenazah terbakar di NTB sebagai sosok ibu dibunuh anak kandung
27 January 2026 10:07 WIB
20 orang tewas, puluhan lainnya terluka dalam serangan bom bunuh diri di Damaskus
23 June 2025 16:18 WIB
Terpopuler - Hukum
Lihat Juga
19 lapak PKL ditertibkan setelah 20 tahun berjualan di trotoar jalan Sultan Alauddin Makassar
29 January 2026 4:34 WIB
Lindungi potensi ekonomi, Kemenkum Sulbar dan PMD Polman percepat pendaftaran merek kolektif
29 January 2026 4:30 WIB
Puluhan kios terbakar di pasar Andi Tadda Palopo kerugian ditaksir Rp1 miliar
28 January 2026 12:57 WIB