Gowa (ANTARA Sulsel) - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) menekankan kepada Pemerintah Kabupaten Gowa agar di tahun-tahun mendatang, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) ditekan lagi hingga semua anggaran teralokasi dengan posnya masing-masing.

"Setelah mencermati dokumen Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2015, pada prinsipnya kondisi anggaran secara umum cukup menggembirakan," ujar Jubir Partai Amanat Nasional (PAN) St Hasnah Restu di Gowa, Selasa.

Namun demikian, terdapat suatu hal yang membutuhkan perhatian yaitu SiLPA yang masih cukup tinggi walaupun sudah mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp122.246.081.922,73.

Menurut Hasna, Bupati Gowa Ichsan Yasin Limpo yang baru tahun ini menjabat diharapkan mampu mengoptimalkan semua potensi yang ada termasuk pada pengalokasian anggaran secara tepat guna.

"Setelah memahami berbagai hal yang tertuang dalam dokumen Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Gowa tahun anggaran 2015, maka Fraksi Partai Amanat Nasional menyatakan bahwa Ranperda tersebut telah memenuhi syarat formal untuk dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," tambahnya.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL yang hadir pada rapat paripurna ini juga menjelaskan, SiLPA pada tahun anggaran 2015 mengalami penurunan sebesar Rp27.770.514.018,06 atau 18,51 persen bila dibandingkan dengan tahun anggaran 2014 yaitu sebesar Rp 150.016.595.940,79.

"Dari jumlah SILPA pada tahun anggaran 2015 sebesar Rp122.246.081.922,73 terdapat sejumlah anggaran yang sudah ada peruntukannya seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp12.423.447.257,00 yang merupakan sisa dana untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang sudah ditetapkan tahun 2015 yang belum selesai dilaksanakan.

Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar Rp49.302.981.185,00 merupakan sisa dana tambahan penghasilan guru baik sertifikasi maupun non sertifikasi tahun 2013 hingga 2015 yang belum tersalurkan.

Dana Bagi Hasil dari Pajak Rokok sebesar Rp2.487.126.870,00 digunakan untuk membiayai kegiata-kegiatan yang sudah ditetapkan tahun 2015 yang belum selesai dan dana yang diperuntukkan untuk penyelesaian kewajiban jangka pendek sebagaimana yang tertuang dalam laporan neraca daerah.

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Gowa, H Anzar Zaenal Bate sebanyak tujuh fraksi yang menyampaikan pemandangan umumnya yakni Fraksi Partai Golkar.

Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Perjuangan Rakyat Gowa (PRG).