Drummer se-Indonesia bersaing di Makassar
Jumat, 25 November 2016 20:42 WIB
Makassar (ANTARA Sulsel) - Puluhan drummer dari sejumlah daerah di Indonesia saling bersaing menunjukan kemampuan dalam ajang spesial "Makassar Drum Session" yang digelar manajemen Trans Studio Theme Park Makassar, 25-27 November 2016.
Public Relation Trans Studio Makassar, Zashya Nanda Ratrika di Makassar, Jumat, mengatakan kegiatan ini memang lebih ketat dan meriah dengan keterlibatan sejumlah pemain drum dari berbagai wilayah seperti Trenggalek dan Jombang serta sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
"Kami juga cukup kaget ternyata ajang spesial ini bukan hanya dihadiri musisi lokal di Sulsel namun juga dari berbagai wilayah di Tanah Air," katanya.
Ia menjelaskan, puluhan peserta yang hadir dalam ajang kali ini tampils ecara bergantian untuk menunjukkan kebolehan bermain drum.
Bukan hanya itu, pertunjukkan drum ini lebih spesial lagi karena diikuti para drummer cilik berusia antara 12-16 tahun yang tentu memberikan warna tersendiri bagi para pengunjung yang kebetulan hadir di pusat hiburan keluarga itu.
"Mereka akan dinilai oleh drumer senior Bimo yang telah beberapa kali dipercaya sebagai auditional band papan atas Indonesia. Tentu ini juga menjadi kesempatan bagi para drummer untuk menunjukkan potensinya," ujar dia.
Untuk kegiatan hari pertama ini memang fokus untu penampilan setiap peserta. Sementara untuk hari kedua akan dikhususkan dalam bentuk festival band yang tentu akan menampilkan secara lengkap para personel setiap band.
Selanjutnya pada hari terakhir juga tidak kalah spesial dengan hadirnya coaching clinic with Gerry Herb dan drum battle with Bimo.
"Kami tentu berharap dengan kegiatan ini memberikan wadah bagi para drumme untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi pelampilannya bisa juga disaksikan pengunjung Trnas Studio,"jelasnya.
Untuk kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian dari ajang sebelumnya yang mendatangkan Tata Janeeta dan Gilbert. Namun khusus untuk kegiatan ini memang sengaja digelar dalam bentuk pertunjukan band untuk juga sebagai wadah para musisi Indonesia.
Public Relation Trans Studio Makassar, Zashya Nanda Ratrika di Makassar, Jumat, mengatakan kegiatan ini memang lebih ketat dan meriah dengan keterlibatan sejumlah pemain drum dari berbagai wilayah seperti Trenggalek dan Jombang serta sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
"Kami juga cukup kaget ternyata ajang spesial ini bukan hanya dihadiri musisi lokal di Sulsel namun juga dari berbagai wilayah di Tanah Air," katanya.
Ia menjelaskan, puluhan peserta yang hadir dalam ajang kali ini tampils ecara bergantian untuk menunjukkan kebolehan bermain drum.
Bukan hanya itu, pertunjukkan drum ini lebih spesial lagi karena diikuti para drummer cilik berusia antara 12-16 tahun yang tentu memberikan warna tersendiri bagi para pengunjung yang kebetulan hadir di pusat hiburan keluarga itu.
"Mereka akan dinilai oleh drumer senior Bimo yang telah beberapa kali dipercaya sebagai auditional band papan atas Indonesia. Tentu ini juga menjadi kesempatan bagi para drummer untuk menunjukkan potensinya," ujar dia.
Untuk kegiatan hari pertama ini memang fokus untu penampilan setiap peserta. Sementara untuk hari kedua akan dikhususkan dalam bentuk festival band yang tentu akan menampilkan secara lengkap para personel setiap band.
Selanjutnya pada hari terakhir juga tidak kalah spesial dengan hadirnya coaching clinic with Gerry Herb dan drum battle with Bimo.
"Kami tentu berharap dengan kegiatan ini memberikan wadah bagi para drumme untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apalagi pelampilannya bisa juga disaksikan pengunjung Trnas Studio,"jelasnya.
Untuk kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian dari ajang sebelumnya yang mendatangkan Tata Janeeta dan Gilbert. Namun khusus untuk kegiatan ini memang sengaja digelar dalam bentuk pertunjukan band untuk juga sebagai wadah para musisi Indonesia.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkot Makassar tertibkan parkir ruko Diamond Ramayana Panakkukang pemicu kemacetan
09 March 2026 20:39 WIB
Wali Kota dan Kepala Bapas Makassar teken MoU terapkan KUHP baru pidana kerja sosial
09 March 2026 20:36 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019