
Summarecon Mutiara Makassar hadirkan Cluster Rinoka bergaya Prancis

Makassar (ANTARA) - Summarecon Agung Tbk melalui pengembangan Summarecon Mutiara Makassar (SMM) kembali memperluas kawasan township dengan meluncurkan cluster terbaru bertajuk Rinoka.
"Cluster kedua hasil kolaborasi dengan Sumitomo Forestry Indonesia itu menyasar keluarga muda dan kalangan profesional di Makassar maupun Kawasan Timur Indonesia (KTI)," kata Executive Director Summarecon Mutiara Makassar, Indra Widjaja
di Makassar, Senin.
Dia mengatakan pengembangan kawasan seluas sekitar 500 hektare tersebut terus diarahkan menjadi kota mandiri modern pertama yang dikembangkan Summarecon di luar Pulau Jawa.
Menurut dia, sejak diluncurkan pada 2018, perkembangan kawasan di wilayah Panaikang itu menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan hadirnya berbagai fasilitas penunjang, mulai dari convention center, sekolah, pusat komersial hingga pembangunan mal kelima milik grup Summarecon.
“Summarecon Mutiara Makassar bukan hanya kawasan residensial, tetapi kami membangun ekosistem kota terpadu dengan fasilitas lengkap untuk menunjang kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan sejumlah fasilitas yang telah dan tengah dikembangkan di kawasan tersebut antara lain sekolah dasar, area komersial, pasar modern, fasilitas perbankan, hingga rencana kehadiran Mandiri University sebagai pusat pendidikan perbankan untuk KTI.
Selain itu, kawasan ini juga mulai berkembang menjadi pusat kegiatan dan hiburan baru di Makassar. Summarecon Mutiara Convention Center disebut telah menjadi lokasi berbagai event berskala besar seperti pertunjukan sirkus internasional, pameran buku, hingga festival hiburan yang menghadirkan lebih dari 150 ribu pengunjung sepanjang 2025.
Pada Juni 2026 mendatang, kawasan itu kembali dijadwalkan menghadirkan pertunjukan Great Wall Circus edisi kedua dan wahana ice skating, disusul sejumlah pameran besar lainnya hingga akhir tahun.
Sementara itu, perwakilan pengembang lokal, Along, menilai kehadiran Summarecon Mutiara Makassar membawa perubahan besar terhadap perkembangan kawasan timur Kota Makassar. Ia menyebut konsep kota mandiri modern yang dihadirkan menjadi sesuatu yang baru bagi masyarakat Makassar.
“Kami ingin menghadirkan produk hunian berkualitas internasional dengan standar Jepang, tetapi tetap sesuai kebutuhan masyarakat Makassar, khususnya keluarga muda,” katanya.
Cluster Rinoka sendiri mengusung konsep hunian bergaya French Classic yang memadukan desain klasik dan modern. Kawasan tersebut menawarkan lingkungan premium dengan akses dekat ke berbagai fasilitas komersial dan publik di Summarecon Mutiara Makassar.
Rinoka menghadirkan dua tipe rumah, yakni tipe Paris berukuran 9x14 meter dan tipe Mio berukuran 7x14 meter. Luas tanah ditawarkan mulai 98 meter persegi hingga 126 meter persegi, dengan luas bangunan mulai 84 meter persegi sampai 137 meter persegi.
Hunian tersebut memiliki pilihan tiga hingga lima kamar tidur dengan harga mulai Rp1,9 miliar hingga Rp3,6 miliar termasuk PPN.
Pengembang menargetkan pembangunan sebanyak 422 unit rumah yang akan dipasarkan secara bertahap. Tahap pertama mulai diperkenalkan kepada agen pemasaran sebelum penjualan resmi dibuka pada pertengahan Juni 2026.
Indra optimistis Rinoka akan mendapat respons positif pasar karena menyasar segmen keluarga muda dan profesional yang terus tumbuh di Makassar. Selain menawarkan harga perdana, kawasan township dinilai memiliki prospek investasi jangka panjang seiring pesatnya perkembangan infrastruktur dan fasilitas pendukung di kawasan tersebut.
“Kami ingin menjadikan Summarecon Mutiara Makassar sebagai destinasi baru dan ikon kota modern di KTI,” tuturnya.

Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
