PT BEI Serahkan Ambulance Pada Yayasan Arifah
Senin, 10 April 2017 20:55 WIB
Direktur BEI Nicky Hogan (dua kanan) menyerahkan bantuan ambulance pada ketua yayasan Arifah Andi Tenri Ajeng (dua kiri), disaksikan anggota Komisi XI Amir Uskara (tengah) di Makassar, Senin (10/4). (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Makassar (Antara Sulsel) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia bekerja sama Otoritas Jasa Keuangan menyerahkan ambulance pada Yayasan Arifah.
"Penyerahan ambulance ini sebagai bentuk dari kepedulian kami melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR)," kata Direktur PT BEI Nicky Hogan disela-sela penyerahan ambulance itu kepada Ketua Yayasan Arifah Andi Teri Ajeng di Makassar, Senin.
Menurut dia, selama ini perusahaan milik negara ini selalu melakukan kegiatan CSR dan umumnya bergerak di bidang pendidikan. Namun kali ini di bidang kesehatan.
Penyerahan bantuan ambulance ini merupakan yang ke-5 dari penyerahan bantuan sebelumnya di daerah Bengkalis - Riau, Kalaten - Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
"Ke depan, akan kita serahkan lagi bantuan ambulance di Kotamobagu, Sulawesi Utara," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi XI Amir Uskara yang merupakan Dewan Penyantun Yayasan Arifah mengatakan, sangat mengapresiasi bantuan itu dan akan terus mendorong perusahaan negara agar memperhatikan program CSR demi membantu masyarakat.
Hal senada dikemukakan Direktur Pengawasan OJK Indarto Budiwitono. Dia mengatakan, bantuan CSR itu merupakan kewajiban setiap perusahaan negara maupun swasta sebagai bentuk pengembalian keuntungan dan apresiasi kepada masyarakat.
"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat juga terlayani ketika membutuhkan fasilitas layanan kesehatan," katanya.
"Penyerahan ambulance ini sebagai bentuk dari kepedulian kami melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR)," kata Direktur PT BEI Nicky Hogan disela-sela penyerahan ambulance itu kepada Ketua Yayasan Arifah Andi Teri Ajeng di Makassar, Senin.
Menurut dia, selama ini perusahaan milik negara ini selalu melakukan kegiatan CSR dan umumnya bergerak di bidang pendidikan. Namun kali ini di bidang kesehatan.
Penyerahan bantuan ambulance ini merupakan yang ke-5 dari penyerahan bantuan sebelumnya di daerah Bengkalis - Riau, Kalaten - Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
"Ke depan, akan kita serahkan lagi bantuan ambulance di Kotamobagu, Sulawesi Utara," katanya.
Sementara itu, anggota Komisi XI Amir Uskara yang merupakan Dewan Penyantun Yayasan Arifah mengatakan, sangat mengapresiasi bantuan itu dan akan terus mendorong perusahaan negara agar memperhatikan program CSR demi membantu masyarakat.
Hal senada dikemukakan Direktur Pengawasan OJK Indarto Budiwitono. Dia mengatakan, bantuan CSR itu merupakan kewajiban setiap perusahaan negara maupun swasta sebagai bentuk pengembalian keuntungan dan apresiasi kepada masyarakat.
"Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masyarakat juga terlayani ketika membutuhkan fasilitas layanan kesehatan," katanya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BEI gandeng SRO dan OJK kampanyekan inklusi keuangan melalui CMSE 2024
09 November 2024 0:46 WIB, 2024
Sri Mulyani: Efek kemenangan Trump ke rupiah lebih baik dari mata uang lain
08 November 2024 15:16 WIB, 2024
BSI berharap beri efek ekonomi-olahraga berkelanjutan lewat PON XXI Aceh
10 September 2024 13:13 WIB, 2024
Dinas LHK : Hutan mangrove Sulsel seluas 12.278 hatersebar di 18 wilayah
12 July 2024 9:28 WIB, 2024
Golkar runner-up hitung cepat Pemilu 2024, pengamat nilai ada efek Ridwan Kamil
17 February 2024 8:10 WIB, 2024
Pilpres 2024 - KedaiKOPI menilai Prabowo-Gibran unggul karena efek Jokowi
15 February 2024 1:11 WIB, 2024
PDPI: Rokok elektrik mengandung bahan berbahaya dan efek buruk pada kesehatan
28 December 2023 12:22 WIB, 2023
JP Morgan: Sektor keuangan dan konsumer akan 'outperform' pada tahun politik 2024
27 October 2023 14:43 WIB, 2023