Paduan Suara D`b3 Voice Unhas Raih Emas
Senin, 11 September 2017 19:19 WIB
Makassar (Antara Sulsel )- Tim paduan suara mahasiswa D`B3 Voice Universitas Hasanuddin menyabet medali emas untuk kategori Folklore pada ajang Penabur International Choir Festival di Sekolah Penabur Kelapa Gading, Jakarta, 5-9 September 2017.
"Keberhasilan ini sekaligus menjadi persembahan dari kami untuk Dies Natalis ke-61 Universitas Hasanuddin," kata Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Rahmat Muhammad di Makassar, Senin.
Ajang kompetisi paduan suara yang digelar oleh BPK Penabur Jakarta ini dimulai tahun 2015, namun awalnya hanya skala nasional. Pada ajang ke-3 tahun ini, sebanyak 122 paduan suara dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina ikut berpartisipasi juga.
Festival ini terbuka untuk kelompok paduan suara umum, namun dengan batasan usia peserta maksimal 25 tahun.
"Paduan suara D`B3 Voice Unhas mengikuti kompetisi ini pada kategori Mixed Youth Choir dan kategori Folklore. Untuk kategori Mixed Youth Choir terdapat 18 tim paduan suara, sementara untuk kategori Folklore diikuti oleh 34 tim paduan suara," ujarnya.
Delegasi Unhas yang dipimpin oleh Alfrida Oktaviani Arrangbua (mahasiswi Program Studi Ilmu Politik angkatan 2014) ini berhasil meraih medali emas pada kategori Folklore dan medali perak pada kategori Mixed Youth Choir.
Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi civitas akademika Unhas, khususnya bagi pembina kemahasiswaan di FISIP.
D`B3 Voice Unhas merupakan kelompok paduan suara mahasiswa yang dibina oleh bidang kemahasiswaan FISIP Unhas, dan berdiri sejak tahun 2009.
Pada awalnya D`B3 hanya mengikuti kompetisi tingkat universitas, dan nanti pada tahun 2012, mulai menjajaki kompetisi paduan suara internasional di Pattaya, Thailand, dan berhasil menyabet gold medal (emas) sekaligus Champion of the Category untuk kategori Folklore, serta Bronze Medal (perunggu) untuk kategori Jazz.
Sejak itu hampir setiap tahun, D`B3 Voice Unhas menjelajah berbagai kompetisi internasional dan tidak henti-hentinya mencatatkan prestasi, antara lain tahun 2013 di Barcelona, Spanyol meraih silver diploma untuk kategori Folklore dan kategori Mixed Choir.
Selanjutnya tahun 2015 D`B3 Unhas meraih gold medal masing-masing untuk kategori Folklore dan kategori Mixed Choir, dan tahun 2016 di Busan, Korea Selatan, paduan suara ini memperoleh Special Award Best Presentation untuk kategori Ethnic.
"Keberhasilan ini sekaligus menjadi persembahan dari kami untuk Dies Natalis ke-61 Universitas Hasanuddin," kata Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr Rahmat Muhammad di Makassar, Senin.
Ajang kompetisi paduan suara yang digelar oleh BPK Penabur Jakarta ini dimulai tahun 2015, namun awalnya hanya skala nasional. Pada ajang ke-3 tahun ini, sebanyak 122 paduan suara dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina ikut berpartisipasi juga.
Festival ini terbuka untuk kelompok paduan suara umum, namun dengan batasan usia peserta maksimal 25 tahun.
"Paduan suara D`B3 Voice Unhas mengikuti kompetisi ini pada kategori Mixed Youth Choir dan kategori Folklore. Untuk kategori Mixed Youth Choir terdapat 18 tim paduan suara, sementara untuk kategori Folklore diikuti oleh 34 tim paduan suara," ujarnya.
Delegasi Unhas yang dipimpin oleh Alfrida Oktaviani Arrangbua (mahasiswi Program Studi Ilmu Politik angkatan 2014) ini berhasil meraih medali emas pada kategori Folklore dan medali perak pada kategori Mixed Youth Choir.
Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi civitas akademika Unhas, khususnya bagi pembina kemahasiswaan di FISIP.
D`B3 Voice Unhas merupakan kelompok paduan suara mahasiswa yang dibina oleh bidang kemahasiswaan FISIP Unhas, dan berdiri sejak tahun 2009.
Pada awalnya D`B3 hanya mengikuti kompetisi tingkat universitas, dan nanti pada tahun 2012, mulai menjajaki kompetisi paduan suara internasional di Pattaya, Thailand, dan berhasil menyabet gold medal (emas) sekaligus Champion of the Category untuk kategori Folklore, serta Bronze Medal (perunggu) untuk kategori Jazz.
Sejak itu hampir setiap tahun, D`B3 Voice Unhas menjelajah berbagai kompetisi internasional dan tidak henti-hentinya mencatatkan prestasi, antara lain tahun 2013 di Barcelona, Spanyol meraih silver diploma untuk kategori Folklore dan kategori Mixed Choir.
Selanjutnya tahun 2015 D`B3 Unhas meraih gold medal masing-masing untuk kategori Folklore dan kategori Mixed Choir, dan tahun 2016 di Busan, Korea Selatan, paduan suara ini memperoleh Special Award Best Presentation untuk kategori Ethnic.
Pewarta : Abd Kadir
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mencari solusi pengelolaan sampah di Makassar, suara hati pekerja TPA Antang
20 December 2025 20:19 WIB
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kerusuhan hingga peternakan lebah, film Internasional di Oscar pada 2020
14 January 2020 8:50 WIB, 2020
Unismuh dan Litbang Kemenag luncurkan buku cerita berbahasa Bugis-Makassar
17 December 2019 14:01 WIB, 2019
Ratusan karya fotografer dibedah di "Kampoeng Fotografi 2019" Unhas
12 December 2019 20:17 WIB, 2019
Selasar Balai Kota Jakarta jadi ruang pameran foto peringati Hari Pahlawan
06 December 2019 19:47 WIB, 2019