Brigif para raider 3/TBS Kostrad "Free Fall" di Torut
Selasa, 20 Februari 2018 12:32 WIB
Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan (lima kiri) bersama para raider 3/TBS Kostrad Kariango yang melakukan free fall saat mendarat di lapangan bola Kodim 1414/Tator, Toraja Utara, Selasa (20/2). (FOTO/Pemkab Torut)
Rantepao (Antaranews Sulsel) - Satuan Brigade Infanteri (Brigif) 3/TBS Kostrad Kariango dalam rangka pemeliharaan kemampuan (Harpuan) menggelar "Free Fall" atau terjun bebas di lapangan bola Kodim 1414/Tator, Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan, Selasa.
Kasi Ops Brigif Para Raider 3/TBS Kostrad Mayor Inf M Faisal Idris yang memimpin kegiatan ini mengatakan para penerjun payung berangkat dari Bandara Bua Kabupaten Luwu dipimpin Lettu Inf Golden bersama 16 anggota free fall yang mendarat di lapangan bola Kodim 1414 Tator.
"Kegiatan ini dilaksanakan pada 20-25 februari 2018 di Kabupaten Toraja Utara dengan personel para raider sebanyak 27 orang penerjun dan pendukung 23 orang, hari ini ada 25 raider yang melakukan penerjunan, dua orang berhalangan," ujar M Faisal.
Sementara itu, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan yang hadir pada acara itu mengapresiasi kegiatan yang digelar para anggota TNI, sebagai upaya mengembangkan berbagai program pembangunan.
"Selain objek wisata yang berkembang, budaya serta adat istiadat, Pemkab Toraja Utara juga ingin mengembangkan pariwisata sport tourism (wisata olahraga)," katanya.
Selain itu, kata Kalatiku latihan para anggota Kostrad ini merupakan motivasi bagi generasi muda khususnya di Kabupaten Toraja Utara.
"Seni terjun payung tentunya menjadi aspek hiburan bagi masyarakat dan lebih dari itu kita ingin memberikan dukungan kepada TNI dan olahraga semacam ini kita akan kembangkan di daerah ini," pungkasnya.
Bupati menambahkan, Pemkab Torut dengan Kodim 1414 Tana Toraja siap bersinergi, pada hari jadi Kabupaten Toraja Utara pada 21 juli 2018 dan akan menjadi puncak terjun payung ini.
Selain Kalatiku Paembonan, juga hadir pada kegiatan ini antara lain Kasdim 1414 Tana Toraja Letkol Inf Semuel Ledan, Plt. Sekretaris Daerah Torut Rede Roni Bare, para pejabat eselon II dan III Pemkab Torut serta masyarakat.
Kasi Ops Brigif Para Raider 3/TBS Kostrad Mayor Inf M Faisal Idris yang memimpin kegiatan ini mengatakan para penerjun payung berangkat dari Bandara Bua Kabupaten Luwu dipimpin Lettu Inf Golden bersama 16 anggota free fall yang mendarat di lapangan bola Kodim 1414 Tator.
"Kegiatan ini dilaksanakan pada 20-25 februari 2018 di Kabupaten Toraja Utara dengan personel para raider sebanyak 27 orang penerjun dan pendukung 23 orang, hari ini ada 25 raider yang melakukan penerjunan, dua orang berhalangan," ujar M Faisal.
Sementara itu, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan yang hadir pada acara itu mengapresiasi kegiatan yang digelar para anggota TNI, sebagai upaya mengembangkan berbagai program pembangunan.
"Selain objek wisata yang berkembang, budaya serta adat istiadat, Pemkab Toraja Utara juga ingin mengembangkan pariwisata sport tourism (wisata olahraga)," katanya.
Selain itu, kata Kalatiku latihan para anggota Kostrad ini merupakan motivasi bagi generasi muda khususnya di Kabupaten Toraja Utara.
"Seni terjun payung tentunya menjadi aspek hiburan bagi masyarakat dan lebih dari itu kita ingin memberikan dukungan kepada TNI dan olahraga semacam ini kita akan kembangkan di daerah ini," pungkasnya.
Bupati menambahkan, Pemkab Torut dengan Kodim 1414 Tana Toraja siap bersinergi, pada hari jadi Kabupaten Toraja Utara pada 21 juli 2018 dan akan menjadi puncak terjun payung ini.
Selain Kalatiku Paembonan, juga hadir pada kegiatan ini antara lain Kasdim 1414 Tana Toraja Letkol Inf Semuel Ledan, Plt. Sekretaris Daerah Torut Rede Roni Bare, para pejabat eselon II dan III Pemkab Torut serta masyarakat.
Pewarta : -
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Warga Luwu tagih janji pemekaran: Jalan ditutup, aksi Aliansi Wija To Luwu meluas
24 January 2026 9:28 WIB
Gempa Magnitudo 7,1 guncang Melonguane Sulawesi Utara, tidak berpotensi tsunami
11 January 2026 6:36 WIB
Siklon jenna, picu potensi gelombang tinggi hingga enam meter di perairan Indonesia
07 January 2026 12:18 WIB
Gempa magnitudo 5,6 di Ternate akibat deformasi batuan Lempeng Laut Maluku
21 December 2025 22:00 WIB