Logo Header Antaranews Makassar

Mitra Kukar tertantang tembus pertahanan PSM

Sabtu, 5 Mei 2018 19:50 WIB
Image Print
Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges memberi keterangan kepada wartawan jelang pertandingan melawan PSM pada Minggu (6/5) di Makassar, Sabtu (5/5). ANTARA FOTO/Abdul Kadir

Makassar (Antaranews Sulsel) - Mitra Kukar tertantang menembus pertahanan tuan rumah PSM saat kedua tim bertemu dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/5).

Pelatih Mitra Kukar Rafael Berges di Makassar, Sabtu, mengaku sudah melihat kemampuan para pemain bertahan tim "Juku Eja" yang sukses menahan imbang Sriwijaya FC dengan tanpa gol pada pertandingan sebelumnya.

"Iya kami sudah melihat kekompakan para pemain belakang dalam pertandingan sebelumnya. Meski solid namun kami akan terus berupaya membongkar untuk menciptakan gol di pertandingan nanti," ujarnya.

Sementara terkait tekanan yang akan dihadapi di Makassar, dirinya mengaku tidak ada masalah. Apalagi para pemain sudah mendapatkan pengalaman menghadapi tim yang kuat saat tampil di kandang seperti saat menghadapi Persipura Jayapura beberapa pekan sebelumnya.

"Kita akan mencoba membongkar pertahanan solid dari tuan rumah.Kami juga tidak gentar meski tampil di hadapan pendukung tuan rumah," jelasnya.

Sementara itu, pelatih PSM Robert Rene Alberts memastikab memberikan kepercayaan bagi Hasyim Kipuw untuk mengawal sektor kanan pertahanan tim Juku Eja saat menghadapi Mitra Kukar.

Menurut dia, mantan pemain Bali United itu tampil menjanjikan saat diturunkan menghadapi tuan rumah Sriwijaya FC yang berakhir dengan skor 0-0 tersebut.

"Hasyim Kipuw telah bermain baik pada pertandingan sebelumnya. Jika penampilan itu bisa dipertahankan maka tidak ada alasan untuk tidak memainkannya," katanya.

Kehadiran Hasyim Kipuw di sektor kanan merupakan opsi terbaik bagi tim kebanggaan masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan dalam pertandingan tersebut.

"Jadi selama permainannya masih dalam level yang sama, maka tidak ada alasan untuk tidak memainkannya," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026