Penyebar video porno asal Makassar dibekuk polisi

id Video porno,Jawa barat,Polda sulsel,Dicky sondani

Kabid Humas Polda Sulsel AKBP Dicky Sondani.

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan bersama tim Polda Jawa Barat berhasil membekuk pelaku penyebar video porno anak di bawah umur kakak-adik bersama wanita dewasa di Bandung, Jabar yang menjadi viral di media sosial.

"Pelaku berinisal IT berumur 26 tahun status sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi. Modusnya mengunduh video selanjutnya link disebarkan hingga menjadi viral," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, di Makassar, Sabtu.

Penangkapan tersangka atas infomasi intelijen sedang berada di Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakukang, Makassar dan tidak berkutik ketika ditangkap petugas.

Dari penangkapan itu, personel gabungan mengamankan sejumlah barang bukti seperti satu buah laptop, dua unit ponsel, dua hardisk eksternal, memory card serta kartu Anjungan Tunai Mandiri atau ATM.

"Pelaku rencananya akan dibawa ke Jawa Barat, namum karena lokasi dan tempat penyebaran tindak pidananya di wilayah hukum Polda Sulsel maka akan diproses lebih lanjut," ujar Dicky.

Tersangka akan dikenakan Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008.

Bersangkutan akan dijerat pasal 29 UU ITE dengan pidana penjara paling singkat enam bulan dan paling lama 12 tahun dan atau pidana denda paling sedikit Rp250 juta dan paling besar sampai Rp6 miliar.

Sebelumnya, Polda Jabar bersama Dittipidsiber Bareskrim Polri dan Polda Sulsel telah melakukan pengembangan kasus penyebaran video porno kakak-adik di bawah umur bersama seorang wanita dewasa berjudul `child pornography` yang dibuat di Bandung, Jabar belum lama ini.

Berdasarkan hasil penelusuran tim kepolisian, karena video porno yang tidak mendidik ini menjadi viral di medsos, pelaku berhasil dilacak hingga akhirnya dibekuk di Makassar.
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar