Soni akomodasi program 100 hari gubernur terpilih

id soni sumarsono,penjabat gubernur sulsel,gubernur terpilih sulsel,Prof Andalan,nurdin abdullah,andi sudirman sulaiman

Foto dokumentasi. Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel terpilih Nurdin Abdullah (kiri)-Andi Sudirman Sulaiman (kanan). ANTARA FOTO/ Darwin Fatir

Makassar (Antaranews Sulsel) - Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono mengakomodasi program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Terpilih Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018.

"APBD Perubahan akomodatif terhadap program 100 hari pertama NA (akronim nama gubernur terpilih Nurdin Abdullah) walaupun tidak sepenuhnya seratus persen, kita pilih yang prioritas," kata Soni usai bertemu Wakil Gubernur terpilih Andi Sudirman Sulaiman dan Tim Transisi di Makassar, Kamis.

Soni mengatakan APBD Perubahan 2018 akan diputuskan pada Agustus mendatang, ketika dirinya masih pada posisi Penjabat Gubernur Sulsel, namun implementasinya akan dilakukan mulai September hingga Desember, yang merupakan masa awal pemerintahan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.

"Kita akomodasi janji-janji politik selama 100 hari pertama, karena ndak mungkin rakyat kita minta menunggu hingga tahun depan," tuturnya.

Pihaknya, juga akan melibatkan tim tersebut dalam penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Penetapan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2019, yang nantinya akan dilaksanakan oleh gubernur terpilih.

"Jadi nanti mereka tidak akan kaget lagi, karena sudah dilibatkan sejak perencanaan," imbuhnya.

Pihaknya menunjuk Asisten II bidang ekonomi dan pembangunan, Muh Firda, Kepala Bappeda, Jufri Rahman dan Kepala BPKD Andi Arwien Azis untuk bergabung bersama tim transisi Prof Andalan dalam penyusunan tersebut.

"Mulai Senin (23/7) tim transisi mulai berkantor di Bappeda," imbuhnya.

Adapun Pasangan Prof Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) menunjuk Prof Yusran Yusuf sebagai ketua tim transisi. Prof Yusran sehari-hari merupakan guru besar di Fakultas Kehutanan Unhas dengan bidang keahlian kebijakan dan perundang-undangan kehutanan dan lingkungan.

Usai pertemuan dengan Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Yusran mengatakan pembahasan lebih kepada persiapan perumusan Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, serta pembahasan program 100 hari Prof Andalan yang akan dimasukkan dalam APBD perubahan 2018.

"Soal program 100 hari, nanti diumumkan apa-apa saja. Yang jelas tidak terlepas dari 5 program utama yang ada di visi dan misi Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman," katanya.

Dekan Fakultas Kehutanan Unhas ini menyebutkan tim transisi yang dibentuk hanya terdiri dari beberapa orang. Mereka merupakan gabungan dari tim ahli, tim sukses, dan stakeholder lainnya.

"Kita buat kecil saja untuk efektivitas. Sekarang semuanya kita gabung, tak ada lagi pengkotak-kotakan," katanya lagi.

Sementara, Wakil Gubernur terpilih Andi Sudirman Sulaiman menambahkan untuk program 100 hari pertama masih akan dibicarakan detailnya. Termasuk kelanjutan beberapa program dan proyek yang sementara berjalan, akan dibahas oleh tim transisi.

"Kami pada posisi berdampingan bersama pemprov untuk menyusun. Kita belum bisa membicarakan sekarang, nanti tim transisi yang bahas," katanya pula.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar