
Kerajaan Belanda-Makassar jajaki peluang kerja sama

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kerajaan Belanda menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar setelah melihat pertumbuhan ekonominya yang berada di atas angka tujuh persen.
"PenasIhat Senior Kebijakan Ekonomi Kedutaan Kerajaan Belanda Charly Raya Leoloko datang langsung menemui pak Wali Kota dan membahas banyak hal termasuk peluang-peluang kerja sama," ujar Kepala Sub-Bagian Kerja Sama Pemkot Makassar Najiran Syamsuddin, di Makassar, Kamis.
Ia mengatakan perwakilan Kerajaan Belanda itu diterima oleh Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di rumah jabatannya sambil membahas beberapa hal penting yang rencana akan dikerjasamakan.
"Kehadiran Charly dalam rangka menjajaki peluang kerja sama serta mengadakan business meeting di Kota Makassar. Untuk business meeting nanti akan melibatkan Pemerintah Indonesia, Kerajaan Belanda dan sektor swasta," katanya.
Najiran menyatakan usai pertemuan bisnis antara Pemkot Makassar dan Kerajaan Belanda selanjutnya akan dilakukan peninjauan prospek kegiatan sebagai tindak lanjut setelah pertemuan tersebut.
Dia pun menambahkan jika Charly sebagai perwakilan bidang ekonomi kerajaan Belanda ini memang diutus untuk melihat prospek kerja sama ekonomi di Kawasan Timur Indonesia, khususnya di Makassar.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyambut baik pertemuan tersebut dan berharap ke depan bisa terwujud kerja sama khususnya pada bidang reaklamasi dan bidang properti.
"Untuk investasi yang paling tepat itu pengembangan kawasan reklamasi. Ini kerja sama yang paling ideal jika nanti terwujud di kota Makassar," kata dia.
Sebelumnya, reaklamasi di Makassar merupakan reklamasi pertama berbasis mitigasi dan menjadi cikal bakal lahirnya Undang-undanh Reklamasi di Indonesia.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
