Nurdin Abdullah ajak gubernur Jepang cicipi olahan ikan Sulsel

id Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Gubernur Ehime, Jepang, cicipi makanan

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (kedua kanan) memperlihatkan sejumlah olahan ikan dan hasil laut kepada Gubernur Prefektur Ehime Jepang Tokihiro Nakamura (ketiga kanan) saat berkunjung di Rujab Gubernur Sulsel di Makassar, Selasa. (Foto istimewa).

Tadi kita (bersama Gubernur Sulsel) memperlihatakan mulai olahan tuna, gurita, terus berbagai udang dan rumput laut, serta yang olahan baik skala besar maupun skala kecil," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Sulkaf S Latief
Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengajak Gubernur Prefektur Ehime, Jepang untuk mencicipi berbagai produk olahan ikan Sulsel di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah melakukan itu sebelum penandatanganan kesepahaman bersama atau Letter of Intent (LoI) antara Provinsi Sulsel dengan Prefekture Ehime di Jepang hari ini.

 "Tadi kita (bersama Gubernur Sulsel) memperlihatakan mulai olahan tuna, gurita, terus berbagai udang dan rumput laut, serta yang olahan baik skala besar maupun skala kecil," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Sulkaf S Latief.

Gubernur Ehime Tokihiro Nakamura sangat antusias dengan produk yang ditampilkan bahkan mencicipi beberapa diantaranya.

Termasuk hasil olahan kelautan dan perikanan. Sajian ini juga diberikan di meja makan mereka.

"Responnya sangat senang, kok ada begitu, kita rumput laut dibikin udon (mi), rumput laut jadi campuran markisa," sebutnya.

Sementara itu, Tokihiro Nakamura berterima kasih atas sambutan dengan menyajikan makan.

"Penerbangan kami tadi ada kendala teknis dan kami pindah pesawat dan kami tidak sempat makan siang. Apakah Pak Nurdin Abdullah tahu masalah ini atau tidak, sehingga kemudian pada saat tiba di sini ditawarkan makanan," kata gubernur yang merupakan mantan atlet Bukutangkis ini.
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar