
Liestiaty Nurdin dijadwalkan buka Imfex 2019

"Kita juga akan gelar talkshow bersama ibu gubernur dan ibu wakil gubernur," ungkap Public Relation Artpro Exhibition selaku pelaksana even, Andi Karmila Mahafatni pada conferensi pers, Senin.
Makassar (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Sulawesi Selatan, Liestiaty F Nurdin dijadwalkan akan membuka secara resmi Indonesia Muslim Fest Expo (Imfes) 2019.
Even tahunan ini akan menghadirkan puluhan desainer ternama di Indonesia, berasal dari Kota Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya. Digelar pada 14-17 Maret nanti di Sandeq Ballroom Claro Hotel Makassar.
"Kita juga akan gelar talkshow bersama ibu gubernur dan ibu wakil gubernur," ungkap
Public Relation Artpro Exhibition selaku pelaksana even, Andi Karmila Mahafatni pada conferensi pers, Senin.
Talkshow ini berupa bincang-bincang sore bersama dua perempuan hebat tersebut di Sulsel, menggali pentingnya fashion di era sekarang, hingga cara berbusana yang tetap fashionable tanpa mengabaikan unsur syar'i.
Dari 140 brand ternama yang akan hadir, tidak ketinggalan brand binaan Dekranasda Sulsel dengan melibatkan Usaha Kecil Menengah (UKM).
"Jadi kita juga siapkan tenan buat Dekranasda Sulsel sebagai upaya mendukung UKM yang fokus dalam bidang fashion," katanya.
Karena itu, di sela-sela even, juga akan digelar teken Memorandum of Understanding (MoU) atau kerja sama antara Tripatria bersama Manajemen Phinisi Hospitality Hotel, UKM dan Dekranasda Sulsel.
"Pada Imfest 2019, juga ada kolaborasi dengan Claro Hotel khususnya, hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI)," tambahnya.
Bersamaan dengan even, rencananya akan ada festival kuliner pada 14 Maret nanti, tepatnya di area parkir utama Claro Hotel Makassar, yang terbuka untuk umum. Festival kuliner ini akan menghadirkan 32 booth sebagai rangkaian Musda PHRI pada 15 Maret mendatang.
Pewarta : NS Wardyah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
