PKK Sulsel siap bangun 14 perpustakaan lorong di Makassar

id PKK Sulsel,perpustakaan lorong,makassar,Liestiaty F Nurdin

Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty F Nurdin (tiga kanan) saat berada di Perpustakaan Nasional di Jakarta. ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulsel

Makassar (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Liestiaty F Nurdin mengatakan pihaknya mempersiapkan membangun 14 perpustakaan lorong di Makassar.

"Kami sekarang sedang membuat perpustakaan lorong. Alhamdulillah, tahun depan perpustakaan lorong bisa bertambah banyak, karena di Makassar banyak lorong-lorong dan anak-anak yang perlu untuk membaca buku-buku," katanya dalam keterangan yang diterima di Makassar, Jumat.

Istri Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah itu menjelaskan puluhan perpustakaan lorong itu akan dibuat di beberapa wilayah kecamatan di Kota Makassar.

Liestiaty F Nurdin yang juga dosen Perikanan dan Kelautan Unhas itu mengatakan dengan adanya perpustakaan lorong diharapkan bisa membantu meringankan beban orang tua sekaligus juga membantu anak-anak untuk gemar membaca buku.

Fasilitas ini akan membuat anak-anak dengan mudah mendapatkan informasi-informasi bermanfaat yang terdapat di dalam buku. Program ini nantinya juga akan membantu anak-anak terbiasa membaca buku dan mengurangi penggunaan gadget.

Lies yang juga dinobatkan sebagai Bunda Baca Provinsi Sulawesi Selatan ini juga berbagi pengalaman saat mengunjungi Perpustakaan Nasional Republik Indonesia yang bertempat di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/).

Ia berharap Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bisa menjadi referensi pustakaan-perpustakaan yang ada di berbagai daerah, serta dapat membantu seluruh perpustakaan yang ada di seluruh provinsi Indonesia, termasuk salah satunya Sulawesi Selatan.

Menurut dia, kunjungan edukasi seperti ini sangatlah penting dan menarik.

"Kalau bisa seluruh ibu-ibu Ketua TP PKK se-Indonesia bisa datang ke sini dan berdiskusi dengan teman-teman di sini," katanya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar