Logo Header Antaranews Makassar

Defisit APBD Perubahan Mamuju Membengkak

Jumat, 11 Desember 2009 14:04 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Defisit APBD Perubahan tahun 2009 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), membengkak.

Menurut anggota Badan Anggaran DPRD Mamuju, Lalu Syamsul Rizal di Mamuju, Jumat, mengatakan, besarnya pembengkakan defisit APBD Perubahan pada tahun ini dikarenakan adanya tambahan biaya belanja sebesar Rp2,8 miliar.

Besarnya biaya belanja tersebut akan digunakan untuk program pendampingan Gerakan Nasional Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao (Gernas Pro Kakao).

"Biaya belanja ini ditambahkan setelah RAPBD Perubahan yang telah dibahas oleh anggota DPRD mendapatkan asistensi dari Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh beberapa waktu lalu," jelasnya.

Tambahan biaya tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 15 Tahun 2009 tentang perubahan APBD Kabupaten Mamuju tahun anggaran 2009.

Dengan tambahan biaya tersebut, total defisit untuk APBD Perubahan tahun ini adalah sebesar Rp7,312 miliar.

Jumlah belanja yang ada untuk APBD Perubahan ini adalah sebesar Rp644,483 miliar, sedangkan jumlah pendapatan hanya sebesar Rp637,171 miliar.

Ia menambahkan, defisit APBD Perubahan ini juga dapat terlihat dari total pembiayaan, di mana penerimaan pembiayaan sebesar Rp45,20 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp37,9 miliar.

Besarnya total belanja tersebut merupakan hasil rasionalisasi yang telah dilakukan oleh anggota DPRD dengan seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

"Sebelumnya, besarnya defisit APBD Perubahan tahun 2009 adalah sebesar Rp4,442 miliar," ucapnya.

(T.PSO-103/Z004)