Logo Header Antaranews Makassar

Kendaraan Trans Sulawesi Dihambat Sekawanan Sapi Ternak

Sabtu, 19 Desember 2009 11:14 WIB
Image Print

Mamuju Utara, Sulbar (ANTARA Sulsel) - Kendaraan yang melaju di jalur Trans Sulawesi yang terletak di Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Sulawesi Barat (Sulbar), sering dihambat oleh sekawanan sapi ternak milik warga.

Pantauan ANTARA, di Matra, Sabtu, pada saat malam hari, jalur Trans Sulawesi itu dipenuhi 11 ekor sapi ternak milik warga, sehingga menutup total jalur tersebut sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pada malam hari, karena di daerah tersebut tidak disediakan lampu jalan.

Setiap harinya, jalur trans Sulawesi dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat dengan kecepatan yang tinggi, dan jika di tengah jalan terdapat sapi, maka bisa menimbulkan akibat yang fatal.

Salah seorang warga Pasangkayu, Saymsuddin, mengatakan, kondisi seperti ini sudah lama terjadi, dan bahkan sudah pernah menimbulkan kecelakaan parah, dan menimbulkan korban jiwa.

Dampak lain yang ditimbulkan dari keberadaan sapi ternak yang dibiarkan berkeliaran di tengah jalan ini adalah kemacetan arus lalu lintas di wilayah tersebut.

Selain itu, banyak pula tanaman milik warga yang rusak akibat terinjak dan juga dimakan oleh sapi yang berkeliaran bebas itu.

Ia mengatakan seharusnya seluruh hewan ternak milik warga ini tidak dilepaskan begitu saja oleh pemiliknya, namun dikandangkan di tempat yang telah disediakan.

"Pada tahun lalu, sudah ada Raperda mengenai hawan ternak yang akan disahkan oleh DPRD Matra, namun hingga kini hal tersebut belum juga direalisasikan," ucapnya.

Ranperda tersebut berisi tentang kewajiban bagi seluruh peternak untuk mengandangkan sapi ternak yang dimiliki agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan.

"Sebenarnya pemerintah setempat sudah menyiapkan tempat penampungan bagi ternak yang terletak di Kecamatan Bambalamotu, akan tetapi sampai saat ini penampungan tersebut belum pernah difungsikan.

(T.PSO-103/B013)