Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Mamuju Berutang Rp20 Miliar

Jumat, 8 Januari 2010 02:25 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA Sulsel) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Sulawesi Barat (Sulbar) berutang Rp20 miliar pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Mamuju, akibat krisis keuangan yang melanda daerah itu.

Hal itu dikatakan, Sekertaris Daerah Kabupaten Mamuju, Habsy Wahid, di Mamuju, Rabu, pada saat pembahasan APBD tahun 2010.

Ia mengatakan, Pemkab Mamuju terpaksa berutang pada Bank BPD Mamuju akibat krisis keuangan yang melanda wilayah itu, setelah APBD daerah ini pada 2010 mengalami defisit.

Menurut dia, APBD Mamuju 2010 mengalami defisit, sekitar Rp18 miliar akibat banyaknya pembiayaan pada APBD tahun 2010, yang digunakan untuk membiayai program yang belum dibayarkan pada 2009.

Habsy mengatakan, pada APBD tahun 2009 banyak program pembiayaan pemerintah yang tidak sempat dibayarkan, seperti gaji pegawai tidak tetap (PTT), tunjangan kinerja guru, serta anggaran untuk kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaannya, sehingga pemerintah menggunakan APBD 2010 untuk membayar.

Akibatnya, APBD 2010 mengalami defisit sekitar Rp18 miliar sehingga untuk menanggulanginya Pemkab Mamuju terpaksa berutang ke Bank BPD Cabang Mamuju sekitar Rp20 miliar, karena selain untuk digunakan membayar defisit, Pemkab Mamuju juga berutang Rp 2 miliar untuk membayar silva pada APBD 2009 yang juga habis.

"Silva pada 2009 sebesar Rp2 miliar juga digunakan untuk membayar program pada APBD 2009 sehingga Pemkab Mamuju menambah utannya ke Bank BPD Mamuju sehitar Rp2 miliar sehingga secara keseluruhan mencapai Rp20 miliar,"ujarnya.
(T.PK-MFH/S016)