PPDB Sulsel capai 6.541 orang pendaftar di hari ketiga

id Ppdb sulsel, hari ke III ppdb, smk 8

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 11 Makassar di hari pertama PPDB, Senin 17 Juni 2019. (ANTARA Foto/HO/Kepala SMA 11 Makassar)

Makassar (ANTARA) - Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sulawesi Selatan kini mencapai 6.541 calon siswa SMK dan SMA sejak pendaftaran dibuka pada 17 Juni 2019 atau di hari ketiga.

"Pendaftar penerimaan siswa baru kalau dilihat dari monitoring di aplikasi mendekati 6000 an orang pendaftar sampai hari ini, kemarin sudah lebih 5000," ungkap Wakil Ketua Panitia PPDB Sulsel 2019, Asqar di Makassar, Rabu (19/6).

Jumlah peserta calon siswa SMAN dan SMKN baru terverifikasi oleh sekolah sebanyak 4.153 orang hingga hari ketiga PPDB jalur prestasi dan perpindahan orangtua di Sulsel. Jadwal jalur ini digelar sejak 17-21 Juni, sedangkan Sabtu 22 Juni adalah masa pengumuman.

"Mengikuti perpindahan orangtua masih sedikit yang melakukan pendaftaran lewat jalur ini," tambah Ketua UPT Pelayanan Teknologi dan Informasi Pendidikan ini.

Baca juga: Disdik Sulsel siapkan kuota perpindahan siswa terdampak bencana

Jalur prestasi maupun perpindahan orangtua mendapatkan kuota masing-masing lima persen dari PPDB Sulsel setara dengan 6.126 orang. Sedangkan jalur zonasi mencapai 90 persen termasuk 20 persen kuota untuk peserta didik tidak mampu dan penyandang disabilitas (jalur aframasi).

Sementara kuota SMAN dari 336 sekolah sebanyak 3.856 orang dan kuota SMKN 2.270 orang dengan 168 sekolah se Sulsel.

Kepala SMKN 8 Makassar Asnah Baharuddin menyampaikan, pendaftar jalur perpindahan orangtua terbilang sangat sedikit karena hanya satu orang hingga hari ketiga dan tiga orang untuk jalur prestasi.

"Pendaftarnya satu orang pernah juara provinsi olahraga dayung, satunya juara kempo nasional dan satunya lagi juara karate. Jika kuota yang ada melebihi pendaftar maka semua kuotanya dipindahkan ke umum," ucapnya.

Pendaftaran reguler di tingkat SMK akan dimulai 24-28 Juni dan pengumuman akan digelar keesokan harinya, 29 Juni. Berbeda dengan SMA, sistem zonasi yang diterapkan Dinas Pendidikan Sulsel tidak berlaku di SMK.

"Bagi yang tidak bisa ikut jalur ini, dia bisa ikut di umum. Kami tetap memberi kemudahan kepada orang-orang yang mau berpendidikan di Makassar," tandasnya.
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar