Logo Header Antaranews Makassar

Januari 2009 APDN Difungsikan

Selasa, 30 Desember 2008 16:50 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kampus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) regional Sulawesi akan difungsikan 12 Januari 2009, menyusul telah rampungnya rehabilitasi bangunan kampus tersebut yang dibiayai pemerintah provinsi Sulsel.
"Tidak lama lagi kampus APDN regional Sulawesi yang terletak di jalan Cendrawasih Makassar akan berfungsi sebagai lembaga Pendidikan Tinggi yang menghasilkan aparat pemerintahan setara dengan STPDN di Jawa Barat," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Dra. Hj. Murni Amin Situru di Makassar, Selasa.

Menjawab pertanyaan Wartawan pada diskusi "progress report" kinerja akhir tahun BKD Sulsel di Press Room kantor Gubernur, APDN regional Sulawesi ini difungsikan bersamaan diresmikannya kampus tersebut oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, sekaligus dimulainya kuliah perdana di PT itu.

Sebelum diresmikan, lanjutnya, ratusan praja semester satu yang lulus dalam penerimaan mahasiswa baru beberapa bulan lalu sudah kembali dari STPDN dan akan meneruskan kuliahnya di kampus ini, yang puluhan tahun lalu juga berfungsi sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mencetak aparat pemerintahan yang berkualitas.

"Dulu APDN Makassar sudah ada, tetapi setelah pemerintah menyatukan menjadi satu dengan STPDN sehingga fungsinya kemudian dialihkan sebagai kantor Dinas Pariwisata Sulsel," ungkapnya seraya menambahkan, APDN regional Sulawesi di jalan Cendrawasih sifatnya hanya sementara karena pembangunan kampus baru APDN di Katangka, Gowa, akan dibangun tahun 2009.

Fisik bangunan kampus baru APDN di kabupaten Gowa akan dibiaya pemerintah Pusat dengan investasi puluhan miliar rupiah, sedangkan lokasinya dibebaskan pemerintah provinsi Sulsel.

"Pembangunan kampus APDN regional Sulawesi yang akan menampung ribuan praja ini merupakan sharing antara pemerintah Pusat dengan pemerintah provinsi Sulsel," katanya dan menambahkan, di kampus baru tersebut juga dibangun pemondokan bagi praja dari provinsi di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Menyangkut dana APBD Sulsel 2008 yang dikelola BKD tersebut sebesar Rp8,9 miliar lebih dialokasikan pada tujuh program kegiatan yakni pelayanan administrasi perkantoran, peningkatan sarana dan prasarana kantor, peningkatan disiplin aparatur, memfasilitasi pindah/purna tugas PNS, peningkatan SDM aparat, sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan serta pembinaan dan pengembangan aparatur.

Realisasi anggaran sampai saat ini mencapai 97,89 persen untuk belanja langsung lembaga yang dipimpinnya, katanya dan menambahkan, BKD Sulsel juga memperoleh pendapatan dari jasa pelayanan sebesar Rp9,7 juta atau 102 persen dari target Rp9,5 juta lebih. (T.PK-HK/F003)