Rini dorong BUMN berkiprah di pasar global

id Rini Soemarno,kiprah bumn,pameran di selandia baru,menteri bumn

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno saat berkunjung ke acara "1st Pacific Exposition" di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru, Jumat (Kementerian BUMN)

Jakarta (ANTARA) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno memberikan dukungan penuh kepada BUMN untuk kian berkiprah di kancah internasional.

Hal itu dikemukakannya saat berkunjung ke acara "1st Pacific Exposition" di SkyCity Convention Center, Auckland, Selandia Baru, Jumat

Dalam kegiatan ini, beberapa BUMN di berbagai sektor industri ikut berpartisipasi menampilkan berbagai produk unggulan mereka.

"Saya menyambut baik inisiatif-inisiatif yang dilakukan BUMN untuk terus menunjukkan kiprahnya di dunia internasional serta mendorong investasi di dalam negeri," kata Rini melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Pameran investasi dan bisnis berskala Asia Pasifik ini merupakan kali pertama diadakan dan diikuti oleh 20 negara di kawasan.

Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari demografi dan geografi, Indonesia memiliki peran strategis dalam peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan di wilayah Asia Pasifik.

Rini menjelaskan BUMN Indonesia memiliki produk-produk unggul di bidang dirgantara, misalnya berbagai pesawat buatan PT Dirgantara Indonesia  (PTDI) yang sudah dipasarkan di luar negeri. Lalu ada Kereta Api buatan INKA dan produk-produk lainnya.

"Ini yang terus didorong agar BUMN tidak hanya menjadi pemain di pasar lokal tetapi juga di pasar global," kata Rini.

Ada pun produk-produk yang ditampilkan dalam pameran tersebut antara lain produk pertambangan oleh PT Antam, PT Inalum, PT Bukit Asam dan PT Timah.

Di sektor energi, ada produk-produk yang dihasilkan PT Pertamina, PT PLN dan PT PGN. Di sektor perkebunan terdapat produk-produk dari PTPN, Perum Bulog, dan PT Pupuk Indonesia.

Di sektor infrastruktur dan properti, terdapat produk-produk dari PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT Jasa Marga, Wijaya Karya, PT PP dan PT Hutama Karya.

Di sektor industri strategis terdapat produk-produk dari PT Barata, PT Inuki, PT INKA, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL, PT Dahana, PT LEN Industri dan PT Pindad, serta PT Semen Indonesia.

Di sektor telekomunikasi dan percetakan terdapat produk-produk dari PT Telkom dan Perum Peruri. Di sektor perbankan terdapat produk-produk PT Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN.

Di sektor penerbangan dan pariwisata ada produk-produk dari PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura 2, PT Garuda Indonesia, PT Taman Wisata Candi Borobudur dan ITDC. Sementara di sektor transportasi laut, terdapat produk-produk dari PT Pelni, ASDP dan PT Pelindo I.

 
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar