Logo Header Antaranews Makassar

Ikan Bandeng dan Telur Laris pada Maulid

Jumat, 26 Februari 2010 12:52 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Ikan bandeng dan telur ayam ras laris di pasar tradisional Makassar dan sekitarnya pada Hari Raya Maulid, karena kedua lauk tersebut menjadi menu pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Ikan bandeng pada Hari Raya Maulid ini, sangat laris dibanding hari-hari sebelumnya," kata salah seorang pedagang ikan bandeng, Mustakim di pusat penjualan ikan bandeng Jalan Laccukang, Makassar, Jumat.

Mustakim mengatakan, meskipun permintaan ikan bandeng cukup tinggi, harga ikan bandeng tetap stabil, karena stok ikan tambak ini cukup banyak tersedia.

Sebagai gambaran, untuk ikan bandeng ukuran sedang dijual Rp5.000 per ekor, sedang ukuran besar yang beratnya lebih setengah kilogram dijual Rp8.000 per ekor.

Hal senada dikemukakan pedagang ikan bandeng di Pasar Terong, Makassar, Syamsuddin.

Menurut Syamsuddin , ikan bandeng lebih banyak dibeli pada Jumat (26/2) dibanding hari normal.

"Umumnya pembeli membeli ikan bandeng dalam jumlah yang cukup banyak dibanding hari-hari biasa," katanya.

Hal itu dibenarkan salah seorang pembeli di Pasar Terong, Hj Syamsinar.

Menurut ibu dua anak itu, ikan bandeng yang dibeli dalam jumlah banyak itu untuk kebutuhan menu pada Hari Raya Maulid.

"Pada Maulid, kami biasanya menyiapkan aneka menu, termasuk telur rebus yang sudah diberi pewarna pada kulitnya, lalu dimasukkan ke ember atau baskom yang sudah berisi nasi dan lauk-pauk," katanya.

Selain ikan bandeng yang laris di pasar tradisional, telur ayam ras juga laris untuk kebutuhan Maulid.

"Kalau biasanya dalam sehari, rata-rata hanya tiga rak telur ras yang terjual, kini mencapai lima rak," kata penjual telur di Pasar Maccini, Makassar, Nuraeni.

Dia mengatakan, tradisi peringatan Maulid di Makassar dan sekitarnya dengan menggunakan telur warna-warni, memicu telur ayam ras dan ikan bandeng laris. (T.S036/A011)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026