Logo Header Antaranews Makassar

HMI Sulbar Kembali Datangi Polres Mamuju

Senin, 8 Maret 2010 21:31 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat kembali berunjuk rasa dengan mendatangi Polres Mamuju, Senin.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan HMI Mamuju tersebut berkaitan dengan pasca peristiwa penyerangan Sekretariat HMI Cabang Makassar, Sulawesi Selatan (3/3) malam, yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian di Kota Makassar.

Koordinator Lapangan (Koorlap) HMI Cabang Manakarra, Mamuju, Sulbar, Marwan Syamsul, yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Mamuju, mengatakan, penegakan supermasi hukum di Indonesia sudah mati suri, karena fakta yang terjadi belakangan ini aparat penegak hukum telah mencederai hukum yang ada di negerinya sendiri.

"Penegakan supermasi hukum di Tanah Air yang selama ini kita perjuangkan telah sia-sia karena terbukti aparat kepolisian selaku pengayom dan pelindung masyarakat justeru tak mampu melindungi masyarakat, termasuk mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa terkait kasus bank sentury," tuturnya.

Dalam aksi tersebut, Marwan mengatakan, peristiwa penyerangan sekretariat HMI Kota Makassar yang paling bertanggungjawab adalah aparat kepolisian itu sendiri karena tak mampu melindungi dengan maksimal bahkan terjadi pengrusakan sekretariat HMI di Makassar.

Dia mengatakan, selain mengusut tuntas pelaku penyerangan sekretariat HMI Kota Makassar, juga mendesak agar pengusutan kasus bank century segera diselesaikan melalui mekanisme hukum, menuntut percepatan penyelesaian kasus pemukulan mahasiswa di Makassar dan mendesak presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera memberhentikan Kapolri, Kapolda Sulselbar dan Kapolwiltabes Makassar dari jabatannya.

"Presiden harus mengambil langkah tegas dengan melakukan pencopotan terhadap petinggi kepolisian tersebut," jelasnya. (T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026