
Karaeng Galesong XVII Tutup Usia

Makassar (ANTARA Sulsel) - Karaeng Galesong XVII (Raja Galesong ke-17), AJ. Bostan Karaeng Mamadja (90) meninggal dunia, Jumat dini hari, sekitar pukul 03.30 Wita.
Saat ini jenasah disemayamkan di Balla Lompoa (Istana Raja/rumah besar) di Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dan akan dikebumikan di pekuburan keluarga, kata salah seorang cucu Karaeng Galesong, Saleh Ajaib Daeng Gau di Galesong, Takalar, Sulsel.
Menurut Saleh Ajaib, Karaeng Galesong meninggal karena sakit serta usia tua dan semasa hidupnya AJ Bostan Karaeng Galesong aktif di Angkatan Laut dan penerima Bintang Gerilya serta pensiunan veteran.
Daerah Galesong adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Takalar, Sulsel dan nelayannya dikenal sebagai pelaut tangguh dengan produksi yang menonjol adalah telur ikan terbang yang diekspor ke mancanegara.
Saat Kerajaan Gowa di Kabupaten Gowa, Sulsel, berjaya, terutama saat pemerintahan Raja Gowa Sultan Hasanuddin dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas di Nusantara, termasuk Galesong.
Prajurit Karaeng Galesong dikenal sebagai prajurit pemberani (Tobarani) dan merupakan bagian dari pasukan perang Kerajaan Gowa di medan tempur, maupun saat Kerajaan Gowa mengirimkan pasukannya untuk membantu kerajaan lain di nusantara memerangi penjajah Belanda. (T.F003/T010)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
