Menko Luhut nilai operasional Grab dukung duniakan wisata Danau Toba

id Luhut Panjaitan, Grab Toba, Grab Indonesia,BPODT

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan dan Pesident Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata bersama pejabat terkait lainnya berfoto bersama. Luhut meresmikan Grab Toba di Laguboti, Toba Samosir Sumut, Jumat. (Antara Sumut/Evalisa Siregar)

Medan (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, kerja sama Kementerian Pariwisata dengan Grab dalam mengoperasikan Grab Toba sekaligus melatih 300 mitra pengemudi menjadi pemandu wisata akan semakin mendukung untuk menduniakan wisata Danau Toba.

"Kerja sama dengan Grab yang sudah digunakan lebih dari 155 juta di lebih dari 8 negara akan mendukung menduniakan wisata Danau Toba, " ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan di Laguboti, Toba Samosir, Sumut, Jumat.

Dia mengatakan itu pada peresmian operasional Grab Toba sekaligus perjanjian kerja sama antara Kementerian Pariwisata melalui Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Arie Prasetyo dan President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata.

Sebelumnya sebanyak 300 mitra pengemudi GrabRent Toba mendapat pelatihan tentang cara menjadi pemandu wisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Toba Samosir dan pemateri ahli lainnya.

Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, kerja sama merupakan bentuk konkrit dari komitmen Grab untuk membantu percepatan pengembangan sektor pariwisata di Danau Toba yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia.

"Kerja sama diapresiasi karena sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi untuk memprioritaskan pembangunan 5 destinasi wisata secara lintas sektor dan terintegrasi pada tahun 2020," ujarnya.

Luhut menyebutkan, sebagai pengemudi harus memiliki jiwa yang melayani. "Keramahtamahan harus diutamakan .Melayani dengan hati tidak mengurangi sikap atau bicara tegas orang Batak, " katanya.

Kepuasan pelanggan, ujar Luhut harus dijaga, serta perlu untuk memastikan kebersihan, penampilan dan tata bahasa yang baik.

Supir harus bisa menjadi rujukan informasi tentang destinasi wisata, pusat kuliner (termasuk yang halal) penginapan, suvenir dan tempat ibadah.

Pesident Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata menegaskan, operasional Grab Toba menawarkan layanan GrabRent yang sangat cocok bagi wisatawan di Danau Toba yang membutuhkan sarana transportasi.

Ditambah pelatihan menjadi pemandu wisata, maka diharapkan wisata Danau Toba semakin berkembang.

Melalui operasional Grab Toba dan kerja sama, Grab menawarkan berbagai inisiatif untuk menyediakan lebih banyak pengalaman terbaik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Danau Toba dan sekitarnya.

"Dengan bisa menjadi pemandu wisata, pengemudi bisa jadi pahlawan Pariwisata Indonesia, " ujarnya.

Grab memang terus berkomitmen mendukung kepariwisataan Indonesia, seperti wisatawan dapat memesan layanan GrabCar Airport dengan mudah secara resmi di berbagai bandara seperti Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu, Deliserdang.

 

Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar