
Sahal Mahfudz : Tak Ada Dendam Pasca Muktamar

Makassar (ANTARA News) - Rais Aam Dewan Syuriah PBNU terpilih, KH Sahal Mahfudz memastikan tak ada ketegangan dan dendam antara pendukung dirinya dan pendukung KH Hasyim Muzadi, sehingga rekonsiliasi tak perlu dilakukan pasca pemilihan.
Dalam keterangan persnya di Makassar, Sabtu, Sahal mengatakan bahwa dia akan merangkul Hasyim dalam kepengurusan Dewan Syuriah, namun hal tersebut baru diatur saat pembentukan pengurus kelak.
"Tidak ada ketegangan antarwilayah maupun cabang. Pak Hasyim akan saya akomodir tapi belum sekarang. Ini belum kita susun struktur pengurusnya," ujarnya.
Namun, kendati memastikan tidak ada ketegangan, dia menyatakan komunikasi dengan Hasyim belum dilakukannya sebab masih menunggu prosesi pemilihan Ketua Tanfidziah atau Ketua Umum PBNU selesai.
Mengenai mundurnya Hasyim menjelang pemilihan Rais Aam, dia menyatakan terima kasihnya dan merasa senang menerima amanah sebagai Rais Aam Dewan Syuriah tersebut.
Sahal melanjutkan, sebagai langkah pertama pasca terpilih, ia akan memulai pekerjaan sosial dalam bidang pendidikan ekonomi dan kesehatan, melanjutkan program-program kerja terdahulu saat dia menjabat sebagai Rais Aam dua periode.
"Tentunya diawali dengan sosialisasi, melihat masalah mana yang dipercepat. Tapi tidak ada yang prioritas, semua dipercepat karena semuanya kebutuhan masyarakat," ujarnya.
(T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
