
Rakerda KB dan Pemberdayaan Perempuan

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Badan Keluarga Berencana (KB) dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, melakukan rapat kerja daerah (Rakerda).
Kegiatan yang dilakukan di Gedung Pertiwi Bantaeng, Rabu, dibuka Wakil Bupati Bantaeng HA Asli Mustadjab.
Rakerda berthema "Dengan semangat kemitraan kita sukseskan pembangunan kependudukan dan keluarga berencana 2010," yang diikuti 40 peserta para pimpinan klinik dan unit pelaksana tugas di daerah tersebut dirangkaikan penandatanganan Komitmen Kinerja para Camat se Kabupaten Bantaeng.
Wakil Bupati Bantaeng HA Asli Mustadjab berharap, Rakerda melahirkan program strategis untuk menyukseskan program KB Nasional, terutama di daerah ini. "Pegang teguh komitmen untuk mencegah terjadinya ledakan penduduk," pintanya.
Menurut dia, bila masalah penduduk tidak diatasi, peningkatan jumlah penduduk akan tidak terkendali. Ini akan berdampak terhadap ketersediaan pangan dan sandang dan pada saatnya menjadi ancaman terhadap pengentasan kemiskinan.
Karena itu, ia berharap, para camat yang sudah menandatangani komitmen kinerja agar bersungguh-sungguh memberi perhatian terhadap masalah penduduk tersebut. "Kita harus bisa bekerja hingga ke desa mencegah terjadinya ledakan penduduk," tambah peraih penghargaan KB Lestari tersebut.
Kepala Kanwil Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Sulsel Drs HM Ilham Jafar mengatakan, pelaksanaan program KB merupakan upaya peningkatan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat.
Ia kemudian memuji para camat di daerah ini yang berkomitmen untuk menyukseskan program nasional ini. "Ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat yang menjadi tujuan kita bersama," ujarnya.
Ilham kemudian mengajak semua pihak, terutama aparat daerah agar menggalang masyarakat ber KB, terlebih adanya kecenderungan orang kurang mampu memiliki anak lebih banyak.
Dalam kondisi seperti itu, tentu akan menjadi beban. "Bagaimana menyekolahkan dan kesehatannya. Selain itu, bagaimana menyiapkan fasilitas," ujarnya seraya berharap, fasilitas pelayanan KB harus disiapkan agar orang yang mau ber-KB tidak kesulitan.
Tentang kehadiran Baruga Sayang yang merupakan komitmen Pemerintah Sulsel, Ilham mengatakan, Baruga Sayang merupakan pusat pelayanan (Service Center). Bantaeng merupakan salah satu daerah yang memberi kinerja yang baik terhadap Sulsel.
Karena itu, lanjutnya, pada 2010, ia optimistis tak ada masalah di daerah ini sebab Sulsel diharapkan masuk 10 besar pengelolaan program KB di Indonesia dan salah satu unggulannya adalah Kabupaten Bantaeng.
Kepala Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan Hj Rugayya melaporkan jumlah peserta KB baru hingga akhir 2009 yang berhasil dilayani sebanyak 5.582 pasangan usia subur (112,18 persen), sedang jumlah peserta KB aktif mencapai 27.327 (81,34 persen). (T.KR-RY/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
