
PSM Makassar Yakin Kalahkan Persiram

Makassar (ANTARA News) - PSM Makassar optimistis mampu mengalahkan Persiram Raja Ampat, Papua Barat pada laga perdana Piala Indonesia grup H yang dimainkan di stadion Mandala Jayapura, Sabtu (17/4).
Undian di grup H cukup menguntungkan bagi PSM yang bertemu klub divisi utama PSSI Persiram di pertandingan hari pertama, sehingga peluang untuk menang cukup besar, kata Juru bicara PSM Nurmal Idrus di Makassar, Kamis.
Menurut Nurmal, jika menang di laga pertama, PSM selanjutnya menghadapi dua tim tangguh Persipura dan Persiwa.
Pada laga terakhir menghadapi Persiwa (21/4), PSM juga berpeluang menang, sehingga meski kalah dari tuan rumah Persipura pada partai kedua Senin (19/4), PSM tetap lolos ke babak 16, ujar Nurmal.
Ia mengaku bahwa grup H adalah "grup neraka", dua tim asal Papua adalah kesebelasan tangguh Penghuni papan atas klasemen sementara Liga Super Indonesia, sementara wakil Papua Barat Persiram Raja Ampat adalah juara grup III divisi utama yang berpeluang lolos ke kompetisi Liga Super tahun ini.
Sebelumnya, asisten pelatih PSM Tony Ho mengatakan, tim asuhannya siap bartarung memperebutkan dua tiket dari grup H yang dihuni tim-tim unggulan.
"Kemenangan yang ditorehkan PSM pada kompetisi Liga Super, baIk di kandang maupun tandang akan jadi motivasi kami untuk tampil maksimal di babak penyisihan Piala Indonesia, "ujar Tony.
Ia mengakui, bahwa beban cukup berat dialami PSM diajang babak penyisihan grup H karena dikeroyok tiga tim tangguh dari Papua.
Persiram diperkuat dua mantan pemain inti PSM yakni Ahmad Amiruddin dan Rahmat Latif, sehingga persaingan untuk lolos ke babak 16 besar Piala Indonesia di grup H cukup ketat, tutur Tony.
Kendati berada di grup neraka, namun Tony tetap yakin tim asuhannya akan mampu menembus 16 besar Piala Indonesia dengan harapan minimal berada di posisi runner-up.
(T.S016/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
