
BNI Kucurkan Rp42,5 Miliar Pembibitan 3.000 Sapi di Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Bank BNI mengucurkan dana Rp42,5 miliar untuk pembiayaan pembibitan 3.000 ekor sapi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Direktur Usaha Kecil dan Menengah serta syariah BNI, Achmad Baiquni di Makassar, Minggu, mengatakan, pemberian fasilitas kredit usaha pembibitan sapi ini merupakan upaya BNI untuk terus meningkatkan penyaluran kredit usaha kecil dan menengah di sektor peternakan dan pertanian.
"Komitmen BNI ini sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah dalam mencapai swasembada daging sapi dengan berkontribusi dalam meningkatkan jumlah populasi sapi di Indonesia," katanya.
Disaksikan oleh menteri Pertanian RI, Suswono, pihaknya menandatangani dan menyerahkan surat pemberitahuan persetujuan kredit (SPPK) KUPS melalui PT Berdikari United Livestock Indonesia, di Makassar (8/5)," ujar Baiquni.
BNI mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi peternakan sapi dengan turut menyalurkan kredit usaha pembibitan sapi (KUPS).
Skim kredit ini merupakan salah satu program pemerintah melalui bank yang ditunjuk dengan tiga penyaluran yaitu kepada pengusaha skala menengah atas yang bermitra dengan kelompok tani, kepada koperasi yang bermitra dengan kelompok tani dan langsung kepada kelompok tani.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Provinsi Sulsel merupakan penyanggah nasional untuk sektor pertanian dan untuk peternakan sapi tercatat empat kabupaten tempat pengembangan utama.
Sekarang ini Pemerintah Malaysia meminta ekspor sapi atau daging sapi Sulsel, namun pemerintah pusat tidak mengizinkan. Malaysia meminta pasokan sapi dari Sulsel karena faktor geografis yang dekat sehingga biayanya lebih murah dibandingkan bila dari Australia atau Nusa Tenggara Timur.
Malaysia juga meminta pasokan beras satu juta ton dari Sulsel, namun pemerintah pusat hanya mengizinkan 100.000 ton tahun 2010 ini, kata Gubernur, padahal Sulsel surplus beras dua juta ton.
Untuk pengembangan sapi, Guberbnur mengharapkan tetap melakukan pengembangan pola inti-plasma sebab sudah terbukti bagus untuk petani ternak. (T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
