KPU Rejang Lebong akan melelang logistik bekas Pemilu

id Pilkada Rejang Lebong

KPU Rejang Lebong akan melelang logistik bekas Pemilu

Pekerja sedang menyiapkan logistik bekas Pemilu 2019 di Gudang KPU Kabupaten Rejang Lebong untuk dilelang. ANTARA/HO-KPU Kabupaten Rejang Lebong

Rejang Lebong (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini tengah menyiapkan pelelangan logistik bekas Pemilu 2019 di wilayah itu.

Ketua KPU Kabupaten Rejang Lebong Restu S. Wibowo di Rejang Lebong, Selasa, menyebutkan ada tujuh jenis logistik bekas pemilu yang akan mereka lelang.

Restu S. Wibowo mengatakan bahwa pelelangan barang-barang itu akan secara daring oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Provinsi Bengkulu.

"Saat ini sedang kami menyiapkan logistik yang telah digunakan pada pemilu, 17 April 2019, untuk dilelang berupa surat suara, kotak, dan bilik berbahan kardus," kata Restu menjelaskan.

Adapun logistik yang akan dilelangkan ini beratnya mencapai 34,255 ton yang terdiri atas kotak suara seberat 8,190 ton, bilik suara 1,733 ton, surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019 seberat 1,152 ton, dan surat suara DPR RI seberat 2,490 ton.

Selanjutnya, surat suara Pemilu Anggota DPD RI seberat 6,898 ton, surat suara Pemilu Anggota DPRD Provinsi Bengkulu seberat 6,896 ton, dan surat suara Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong seberat 6,896 ton.

Sejauh ini, kata dia, jenis logistik yang sudah siap untuk dilelang adalah surat suara dengan berat 24,332 ton. Logistik ini sudah bisa dilelangkan karena surat penghapusan logistik bekas pemilu dari KPU RI sudah mereka terima.

Restu menjelaskan bahwa surat penghapusan logistik bekas pemilu untuk jenis bilik suara dan kotak suara dari kardus masih dalam pengusulan ke KPU RI.

"Jika suratnya kami terima, akan segera usulkan untuk dilakukan pelelangan melalui KPKNL Provinsi Bengkulu. Hal ini mengingat proses lelangnya tidak bisa terpisah-pisah," katanya lagi.

Pelelangan logistik bekas pemilu tersebut, menurut dia, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku karena masuk dalam kategori barang habis pakai sehinga tidak bisa digunakan lagi dan uang hasil pelelangannya akan disetorkan ke Kas Negara.

"Untuk besaran limit dari harga masing-masing barang yang akan dilelang ini, akan dilakukan penghitungan terlebih dahulu dengan cara melakukan survei ke beberapa pembeli barang bekas yang ada di Kabupaten Rejang Lebong," kata Restu S. Wibowo. ***2***
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar