Logo Header Antaranews Makassar

Panasonic akan Berinvestasi di Bantaeng

Sabtu, 29 Mei 2010 19:20 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Ketua Umum Perhimpunan Alumni dari Jepang (Persada) Indonesia, Rahmat Gobel menyatakan Panasonic akan berinvestasi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Melalui Gobel Internasional, Panasonic akan masuk ke Bantaeng dan sebagai Wakil Ketua Kadin Indonesia, akan mencoba mengembangkan industri berbasis budaya di Bantaeng.

Hal itu dikemukakan Rahmat Gobel usai melantik pengurus Persada Sulsel yang diketuai Prof Dr Nurdin Abdullah yang juga Bupati Bantaeng, Sulsel, di Makassar, Sabtu.

Dipilihnya Bantaeng untuk investasi di Sulsel, lanjut Gobel, karena daerah ini sudah berhasil menarik investasi Jepang dan menjalin kerjasama, sekaligus perintis kerjasama beberapa daerah di Sulsel dengan Jepang.

Dia mencontohkan, industri pengolahan ikan melalui investasi Jepang sudah dibangun di Bantaeng, menyusul industri pengolahan talas dan lainnya yang seluruh hasil olahannya untuk pasar Jepang.

"Dalam waktu dekat, saya akan datang langsung ke Bantaeng untuk menjajaki penanaman investasi Panasonic dan pengembangan industri berbasis budaya di daerah itu," kata Rahmat Gobel yang mengaku berteman dekat dengan Nurdin Abdullah sebagai sesama alumnus Jepang.

Saya mendukung sepenuhnya langkah-langkah strategis Nurdin Abdullah sebagai Ketua Persada yang juga Bupati Bantaeng yang terus melakukan inovasi dan menjadi "jembatan" hubungan kerjasama Sulsel dan Jepang.

Pengembangan industri berbasis budaya sekaligus akan membangun dan menjaga sistem pasar, sebab bila investor masuk, bukan hanya uang yang masuk tetapi juga budayanya, tetapi karena kita telah melakukan antisipasi terlebih dahulu maka kita sudah memiliki ketahanan pasar, ujarnya.

Nurdin Abdullah mengatakan, di Sulsel terdapat 200 orang anggota Persada, terbanyak dari bidang kedokteran dan 70 orang diantaranya bergelar Phd (S3).

Pihaknya pekan lalu membawa Wakil Gubernur dan Empat Bupati di Sulsel ke Jepang dan melakukan penandatanganan nota kesepahaman MoU antara lain untuk pengembangan industri talas yang bahan bakunya dari beberapa kabupaten di Sulsel dan industrinya di Bantaeng dengan pasar utama Jepang.

Selain itu dengan Toyota Aime Jepang yang akan membantu mobil pemadam kebakaran dan ambulance untuk beberapa kabupaten di Sulsel. (T.KR-AAT/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026