Logo Header Antaranews Makassar

Pemanfaatan Jamkesda Sulsel Meningkat

Selasa, 1 Juni 2010 15:21 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pemanfaatan jaminan kesehatan daerah di Sulawesi Selatan mengalami peningkatan hingga mencaoai sekitar 500 orang setiap bulan.

"Peningkatan pemanfaatan ini merupakan bukti Jamkesda sangat dibutuhkan rakyat begitu juga dengan jaminan kesehatan masyarakat dan asuransi umum," kata Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di sela-sela kunjungannya di Rumah Sakit Umum Regional Wahidin Sudirohusodo di Makassar, Selasa.

Peningkatan juga terasa pada kunjungan warga pada rumah sakit wilayah dan puskesmas sebagai langkah awal warga untuk mendapatkan pelayanan Jamkesda.

"Registrasi di rumah sakit wilayah dan puskesmas dilakukan agar daftar peserta tidak menumpuk di rumah sakit umum," ujarnya.

Bidang kesehatan, lanjutnya, adalah tugas pokok pemerintah yang paling penting. Di beberapa kabupaten bahkan anggarannya berlebih dan pemprov memberikan kebebasan cara melaksanakan program kesehatan gratis.

Direktur RSUD Wahidin Sudirohusodo Nurshanty Sapada mengatakan, jumlah pasien rawat jalan Jamkesda pada Januari 2010 sebanyak 564 orang, Februari 433 orang dan Maret 581 orang.

Nilai pembiayaan yang diklaim kepada pemerintah provinsi berjumlah Rp1 miliar untuk Jamkesda. Sementara untuk Jamkesmas Rp2 miliar dan Askes Rp3 miliar per bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rahmat Latief mengatakan, tingkat kunjungan pasien juga terasa di tingkat puskesmas mulai dari 40 hingga 100 pasien per bulan di seluruh Sulsel.

"Usia harapan hidup masyarakat Sulsel juga mengalami peningkatan dari 68,2 tahun menjadi 70,2 tahun. Dengan demikian target MDG's kita tahun ini tercapai," ujarnya.

Pihaknya juga menerbitkan buku panduan dan brosur pelayanan kesehatan gratis yang didistribusikan secara merata di seluruh unit pelayanan kesehatan kabupaten dan kota di Sulsel.

Kondisi serupa juga terlihat di RSUD Labuang Baji Makassar. Jumlah pasien Jamkesda di rumah sakit ini pada 2009 mencapai 5889 orang per bulan, Jamkesmas 1885 orang , Askes 3455 orang dan Jamsostek 3197 orang. (T.KR-RY/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026