
Berbulan-bulan ada antrean BBM, Appi baru datangi Pertamina

Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta PT Pertamina Patra Niaga agar melakukan penambahan atau aktivasi semua nozzle (selang pengisian) pompa BBM untuk mengurai antrean panjang di SPBU yang telah terjadi beberapa bulan terakhir.
Permintaan ini disampaikan langsung oleh Munafri kepada Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran, Jumat, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
"Tujuan kami ke sini bagaimana mencari solusi. Tolong pihak Pertamina dan pengelola SPBU carikan jalan keluar. Jangan masyarakat umum yang jadi korban," ujarnya saat turun langsung mencari solusi dengan mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar.
Menurut orang nomor satu Kota Makassar ini, penanganan antrean tidak cukup hanya dengan memastikan ketersediaan stok BBM, tetapi dibutuhkan langkah nyata pihak Pertamina dan pengelola SPBU.
Pria yang akrab disapa Appi ini menyarankan, perlu ada pengaturan di lapangan agar kendaraan yang datang ke SPBU dapat dilayani secara lebih tertib dan tidak menimbulkan antrean yang mengular hingga mengganggu arus lalu lintas.
Seperti, penambahan petugas operator yang dinilai salah satu solusi utama yang sangat efektif. Menurutnya, langkah ini mempercepat waktu pelayanan kendaraan sehingga antrean dapat diurai.
Baca juga: Mapolda Sulsel dipadati truk pengantre BBM
Selain itu, ada pengaturan waktu pengisian berdasarkan jenis kendaraan, termasuk kendaraan pribadi, kendaraan ekspedisi, hingga bus.
Pengaturan tersebut dapat dilakukan dengan membuat alur pengisian atau sistem klasterisasi kendaraan, termasuk menentukan waktu kendaraan masuk untuk melakukan pengisian BBM.
"Antrean mengular karena keterbatasan petugas, misalnya 4 Dispenser di SPBU hanya dijaga oleh 1 orang. Perlu penambahan petugas agar setiap nozzle aktif dan memotong waktu tunggu kendaraan," kata dia.
Pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan, kedatangannya merupakan bentuk empati sekaligus respons pemerintah kota terhadap keluhan masyarakat yang setiap hari harus berhadapan dengan antrean panjang di SPBU.
Ia meminta Pertamina bersama para pengelola SPBU segera mencari langkah taktis agar masyarakat umum tidak menjadi korban dari persoalan distribusi maupun pelayanan BBM.
Baca juga: Atasi antrean panjang, Satgas usulkan pembatasan pembelian BBM
Baca juga: Wali Kota Makassar khawatir antrean BBM munculkan masalah baru
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
