
KM Teratai Tenggelam di Perairan 500 Meter

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kapal Motor (KM) Teratai Prima yang dihantam ombak setinggi tiga meter, tenggelam di perairan Majene, Sulawesi Barat, yang memiliki kedalaman 500 meter.
"Lokasi kecelakaan KM Teratai sekitar tiga mil dari bibir pantai Majene dan enam mil dari lokasi jatuhnya pesawat Adam Air," kata Komandan Lantamal VI, Laksamana Pertama. Ignatius Dadiek Surarto kepada Menteri Perhubungan Jusman Syafii Jamal, di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, sesaat sebelum meneruskan perjalanan ke Sulawesi Barat, Senin.
Pesawat tersebut jatuh di titik koordinat 03 04,5? S ? 11b 44,6? T dan pada saat kejadian angin bertiup kencang ke arah barat sementara arus laut ke utara.
Sementara itu, personil darat yang diturunkan dan dikoordinir pihak Lantamal VI dan kini telah berposko di pare-Pare sebanyak 108 orang.
Terdiri dari 23 personil Marinir, empat orang tenaga komunikasi, satu tenaga penerangan, 20 personil Badan SAR Nasional dan delapan orang tenaga cadangan.
Menurutnya, sampai saat ini belum satupun jenasah korban tewas ditemukan sementara korban selamat masih tetap berjumlah 23 orang yang terdiri dari 19 penumpang dan empat Anak Buah Kapal (ABK).
Dalam laporannya ke Menhub Jusman, Danlantamal Dadiek meminta bantuan bahan bakar untuk unit-unit penyelamat terutama yang sedang disiagakan di Kota Pare-Pare, Sulsel dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar.
(T.PK-AAT/Z002)
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
