
Program Care Internasional Berakhir di Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Program Sulawesi Water and Sanitation Hygiene (SWASH) yang telah digagas Care Internasional dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah berakhir di Sulsel tahun ini.
Sekretaris Provinsi Sulsel HA. Muallim saat menutup berakhirnya program SWASH Care Internasional di kantor Gubernur Sulsel, Kamis, berharap penutupan program itu masih memiliki kelanjutan di masa yang akan datang.
"Kami tidak tega menutup program SWASH Care International Indonesia di Sulsel, karena program ini masih sangat dibutuhkan masyarakat," ucapnya
Kegiatan yang meliputi program pembangunan air bersih, sanitasi, kesehatan lingkungan, serta penguatan kapasitas forum perkotaan dengan pendekatan pengelolaan masyarakat, diakui telah mampu melibatkan partisipasi dan swadaya kelompok sasaran dan LSM setempat.
Dia mengaku, program SWASH yang dimulai pada bulan April 2004 dan berakhir pada tahun ini, dianggap telah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan air bersih, sanitasi dan kesehatan lingkungan di lima kabupaten/kota dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 25.079 kepala keluarga.
"Care Internasional Indonesia, sejak awal keberadaannya tahun 1989 sampai saat ini telah mendatangkan sejuta rasa bagi pemerintah dan masyarakat di Sulsel," ungkapnya.
Bahkan program Care internasional Indonesia bersama lembaga dari Kanada (CIDA) dalam bidang pemberdayaan masyarakat, telah memapu mendorong pergerakan pembangunan daerah di Sulsel.
Kerjasama yang telah dilakukan Care Internasional dengan Pemprov Sulsel dan pemerintah kabupaten/kota di Sulsel, telah menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat terutama dalam hal pemeliharaan kesehatan lingkungan, kebutuhan air bersih dan peningkatan sarana lainnya.
"Meskipun aspek anggaran dari program ini telah selesai, namun subtansi dan pengembangan kegiatannya di masa yang akan datang diharapkan bisa terus berlanjut," pintanya.
Country Director Care International Indonesia Maria Teresa F Bayombong dalam kesempatan itu menyambut baik respon pemerintah daerah dan berjanji akan meneruskan komitmennya membantu masyarakat di Sulsel dalam bentuk strategi baru.
"Berakhirnya proyek SWASH di Sulsel bukanlah berarti komitmen Care untuk membantu mengatasi kebutuhan pembangunan masyarakat Sulawesi juga akan berakhir," ucapnya
Menurut dia, pihaknya akan merubah strategi mulai dari pendekatan proyek ke pendekatan program yang jauh lebih efektif guna menyelesaikan masalah utama kemiskinan dan ketidakadilan sosial yang terjadi di daerah ini. (T.KR-HK/Y006)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
