Logo Header Antaranews Makassar

Satu Jenazah Lagi Ditemukan di Barru

Selasa, 13 Januari 2009 06:58 WIB
Image Print

Barru, Sulsel (ANTARA Sulsel) - Satu lagi jenazah korban kapal tenggelam KM Teratai Prima ditemukan Selasa sekitar pukul 12.30 Wita di perairan Kabupaten Barru yang berbatasan dengan Kota Parepare.

Jenazah yang belum teridentifikasi tersebut adalah seorang bocah berumur sekitar delapan sampai sepuluh tahun, berbaju warna "orange" dengan lengan baju berwarna biru, demikian pemantauan ANTARA di lokasi penemuan jenasah, di Barru, Sulsel.

Jenazah bocah tersebut ditemukan di sekitar belakang rumah pribadi mantan Gubernur Sulsel, HM Amin Syam yang berada di bibir pantai Kabupaten Barru oleh nelayan setempat.

Korban tewas sulit diidentifikasi, sebab wajah korban sudah rusak dan ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan wajah terendam di laut.

Sejak KM Teratai Prima tenggelam di Perairan Baturoro, Selat Makassar, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Minggu dini hari (11/1), saat melakukan pelayaran dari Pelabuhan Parepare ke Samarinda, Kaltim, hingga saat ini sudah 36 orang ditemukan dengan rincian dua orang tewas dan 34 selamat.

Sementrara penumpang lainnya dari 250 orang yang terdaftar dalam manifes hingga saat ini belum diketahui nasibnya, dan ini belum termasuk penumpang resmi tetapi tidak tercatat di manifes.

"Badan SAR Nasional bersama tim SAR dari Polri, TNI AL, KPLP, TNI AD setempat serta dukungan pesawat TNI AU terus melakukan pencarian korban," kata Menhub Jusman Safii Djamal saat melakukan kunjuingan ke Posko Penanganan Korban KM Teratai Prima di Pelabuhan Cappa Ujung Parapare, Senin malam (12/1).

"KRI Untung Senopati hingga saat ini masih berada di sekitar Perairan Majene untuk melakukan pencarian korban," kata Menhub.

(T. F003*M042/E005)