Logo Header Antaranews Makassar

Panwaslu Mamuju Waspadai Pemilih Ganda

Kamis, 8 Juli 2010 08:54 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Panwaslu Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat akan mewaspadai terjadinya pemilih ganda dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah Mamuju 4 Agustus 2010.

"Salah satu yang akan kami waspadai pada pilkada kali ini adalah terjadinya pemilih ganda, karena cara-cara seperti itu sering muncul dalam ajang pesta demokrasi,' kata anggota Panwaslu Kabupaten Mamuju, Busrang di Mamuju, Rabu usai berdialog dengan rombongan Komisi II DPR RI.

Menurutnya, dari 16 kecamatan di Kabupaten Mamuju, terdapat 45 petugas pengawas kecamatan yang telah dilantik untuk melakukan pengawasan di pilkada ini.

"Guna mengoptimalkan pengawasan pada pilkada tersebut, maka kami pun telah membentuk petugas pengawas lapangan (PPL) di setiap kecamatan," ungkapnya.

Hal ini dilakukan, kata dia, guna meminimalisir terjadinya pelanggaran selama proses tahapan hingga pelaksanaan pilkada khusnya megantisipasi terjadinya pemilih ganda.

"Pengawas lapangan yang dibentuk itu akan bekerja selama tiga bulan dan akan melakukan perekrutan asisten PPL guna mengawasi proses pilkada di daerah ini ," jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengalaman sebelumnya, ada sejumlah celah pada pelaksanaan yang dapat dimanfaatkan pihak tertentu untuk berbuat kecurangan seperti pemilih menolak mencelupkan jarinya pada tinta.

"Hal-hal seperti ini adalah ciri-ciri yang akan melakukan pemilihan ganda, sehingga perlu diwaspadai," kata dia.

Sehingga kataya, pihaknya meminta agar kualitas tinta yang digunakan untuk penanda pada jari pemilih adalah tinta yang berkualitas.

"Panwascam dan panitia pemantau di lapangan harus waspada dengan kondisi ini, bisa saja tinta yang tersedia adalah yang mudah dihilangkan," ucapnya.

Busran menambahkan, ada beberapa titik rawan yang harus diwaspadai terjadinya kecurangan pilkada seperti wilayah pedesaan yang jauh dari jangkauan pengawasan.

"Daerah-daerah yang rawan dianggap berpotensi timbulnya kecurangan harus dilakukan pengawasan ekstra untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran," ujarnya. (T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026