
NU Diharapkan Mengutamakan Pembinaan Keagamaan

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Siapapun yang akan memimpin organisasi Nahdatul Ulama (NU) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, NU dan Muslimatnya hendaknya mengutamakan pembinaan keagamaan.
Konfercab dapat memilih pemimpin yang bisa menjadi pemersatu umat serta membuat program kerja yang bisa menjadi wajah dan pemersatu umat dalam membangun daerah.
Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Kabupaten Bantaeng HA Asli Mustadjab yang juga Ketua Forum Komunikasi NU Kultural Bantaeng, saat membuka Konferensi Cabang Nahdatul Ulama (Konfercab NU) XI dan Konfercab Muslimat NU VII Kabupaten Bantaeng, Senin.
Konfercab berlangsung hingga 14 Juli 2010 dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bantaeng Hj Novrita Langgara, Kapolres AKBP Fery Handoko, Kepala Kejaksaan Negeri Bantaeng Nur Cayana Ramlan, SH dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bantaeng lainnya.
Tema konfercab "Rekonstruksi Gerakan Organisasi Menuju Masyarakat Islami yang tanggap pada Perubahan dan kokoh dalam aqidah Islam Ahlussunnah Wal Jamaah, diikuti 100 peserta dan dipusatkan di Lembaga Pendidikan Ma?arif Lasepang, Senin (12/7).
Ketua Tanfidziah NU Sulsel Dr Zen Irwanto, MA yang membawakan tauziah mengingatkan para Nahdiyin dan Nahdiyat di Bantaeng agar memilih pemimpin yang berilmu hingga ke langit dan memiliki amal saleh yang mengakar.
Dengan begitu, Pimpinan NU memiliki hubungan yang baik kepada Tuhan melalui Tahajjud dan hubungan dengan masyarakat. Pimpinan yang demikian terang Zen Irwanto mengetahui bagaimana memposisikan diri serta dalam menjaga ummat agar ummat tidak kehilangan pegangan. (T.KR-AAT/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
